oleh

Rayakan HUT Ke-497 Kota Jakarta, Pemprov DKI Hapus Denda Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

JAKARTA – Dalam rangka merayakan HUT Ke-497 Kota Jakarta,  Pemprov DKI menghapus denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Masuk Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Para pemilik kendaraan yang saat ini pajaknya mati diimbau segera memanfaatkan kebijakan tersebut.

Kebijakan ini dituangkan dalam Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)  DKI Jakarta Nomor 426 Tahun 2024 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Secara Jabatan Untuk Jenis Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bemotor. Penghapusan denda PKB dan BBNKB berlaku sejak tanggal 11 Juni sampai 31 Agustus 2024.

Kepala Bapenda DKI Jakarta, Lusiana Herawati mengatakan kebijakan relaksasi pajak daerah berupa penghapusan sanksi administrasi untuk PKB dan BBNKB ini diterbitkan dalam rangka memperingati HUT ke-497 Kota Jakarta dan menyambut Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Kebijakan ini merupakan komitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah dan berkeadilan,” katanya di Jakarta, Selasa (11/6).

Dalam semangat perayaan HUT ke-497 Kota Jakarta, katanya, Pemprov ingin menghapuskan beban atas pajak yang mungkin telah dirasakan oleh sebagian warga, sehingga dalam momen spesial ini, mereka dapat merasakan membayar pajak dengan lebih ringan.

Ia menyampaikan, kebijakan penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBNKB Tahun 2024 ini berlaku sejak tanggal 11 Juni sampai 31 Agustus 2024 untuk sanksi administrasi berupa bunga yang timbul akibat keterlambatan pembayaran pajak terutang dan atau denda yang timbul akibat keterlambatan pendaftaran kendaraan bermotor. “Masyarakat tidak perlu mengajukan permohonan untuk mendapatkan kebijakan ini karena diberikan otomatis oleh sistem ketika mereka melakukan pembayaran,” ucap Lusiana.

Lusiana menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta terus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga. “Perayaan HUT menjadi momentum bagi Bapenda DKI Jakarta mengapresiasi seluruh warga Jakarta atas dukungan dan kerja sama mereka dalam pembayaran pajak daerah,” jelasnya.

Masyarakat DKI Jakarta juga bisa mendapatkan kebijakan ini melalui layanan Gerai Samsat dalam acara Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang akan hadir kembali mulai tanggal 12 Juni sampai 11 Juli 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. “Kami membuka Gerai Samsat PRJ untuk melayani PKB, termasuk STNK  yang sudah telat beberapa bulan. Kalau telatnya sudah lebih dari setahun, dilayani di kantor Samsat Wilayah maupun Polda Metro Jaya. Pembayaran PKB di Gerai Samsat PRJ disediakan sovenir menarik,” pungkas Lusiana. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *