oleh

PT KAI Lakukan Penertiban Lahan di Sekitar Jalan Nambo-Cibinong

POSKOTA.CO – PT KAI (kereta api Indonesia) daerah operasi (Daop) 1 Jakarta melakukan penertiban aktivitas warga di sekitar jalur rel petak Jalan Nambo-Cibinong.

Penertiban ini demi mewujudkan keselamatan perjalanan Kereta Api (KA) yang aman dan nyaman.

Eva Chairunisa, Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta melalui rilisnya yang diterima Poskota. Co mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta kembali melakukan penertiban terhadap bangunan dan aktivitas liar warga di sekitar jalur rel, petak jalan Nambo-Cibinong Km 48+6/10, pada Senin (1/3/2021).

PT KAI menemukan, jika warga sekitar memakai sepanjang jalur rel untuk aktivitas melintas mobil bahkan menjadi area lahan parkir kendaraan.

“Untuk keselamatan dan kenyamanan semua, kami tertibkan. Selain menertibkan bangunan liar yang terdapat di area jalur rel, jajaran Daop 1 Jakarta juga menutup akses jalan yang sering dipergunakan warga untuk melintas kendaraan mobil,” kata Eva.

Penertiban dan penutupan akses jalan oleh Daop 1 Jakarta bekerjasama dengan instansi lain diwilayah seperti polisi dan TNI. Kehadiran aparat ini, agar proses penertiban berjalan dengan lancar.

PT KAI Daop 1 Jakarta lanjut Eva, kembali mengingatkan perlunya kesadaran masyarakat dalam mentaati peraturan undang-undang, yang tertuang dalam UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Pasal 173, masyarakat wajib ikut serta menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan penyelenggaraan perkeretaapian.

Pasal 178, setiap orang dilarang membangun gedung, membuat tembok, pagar, tanggul, bangunan lainnya, menanam jenis pohon yang tinggi, atau menempatkan barang pada jalur kereta api yang dapat mengganggu pandangan bebas dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Pasal 181 ayat (1) bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

Pelanggaran terhadap pasal 181 ayat (1) berupa pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp15 juta sebagaimana yang dinyatakan dalam pasal 199 UU 23 tahun 2007.

Eva menegaskan, PT KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan sosialisasi, dan meminta kesadaran masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar jalur KA untuk lebih peduli akan peraturan yang sudah ditetapkan, agar perjalanan KA yang aman, selamat dan sehat dapat diwujudkan bersama. (yopi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *