POSKOTA.CO – Penolakan pembentukan panitia khusus (pansus) terkait penanganan Covid -19 yang dilakukan Pemerintah Kota Depok oleh anggota dari lima fraksi di DPRD Kota Depok dinilai Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Gerindra aneh dan terlalu mengada-ada.
“Penolakan oleh lima fraksi di DPRD Kota Depok atas usulan pembentukan pansus dari Fraksi Gerindra dan Fraksi PDIP terkait pembentukan Pansus Covid-19 jelas aneh serta mengada-ada, karena itu baru usulan belum sampai diajukan ke pemerintah,” kata anggota DPR RI Komisi X Fraksi Gerindra Nuroji, Selasa (9/6/2020).
“Masa baru usulan dari kalangan anggota DPRD sendiri sudah dipatahkan di tengah jalan, sehingga usulan tidak dapat dilanjutkan untuk pembentukan pansus Covid-19,” tandas Nuroji, yang merupakan wakil rakyat pemilihan daerah Kota Depok dan Bekasi.
Fungsi anggota dewan sebagai wakil rakyat untuk mengawasi jalannya pemerintahan sangat penting. Masyarakat Kota Depok juga ingin tahu persis terkait penanganan Covid-19 yang sampai saat ini tengah dilaksanakan. Pemerintah harus diberikan kesempatan menjelaskan apa saja muali dari renacana, sedang, telah dan akan dilaksanakan terkati Covid-19 sesuai anggaran yang telah disetujui DPRD beberapa waktu lalu.
“Seharusnya tidak perlu ada yang ditutupi atau ditakutkan jika semua secara transparan dan terbuka duduk bareng untuk menanyakan ke Pemerintah Kota Depok oleh anggota Pansus DPRD. Bukan distop atau dihentikan di tengah jalan usulan pansus tersebut,” tuturnya kecewa.
Pasalnya, imbuh Nuroji, masalah di lapangan terkait bantuan sosial (bansos) yang tidak merata baik dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Depok di 11 kecamatan, masalah bansos yang ‘disunat’ bahkan masalah anggaran yang telah disetujui untuk penangulangan Covid-19 sebesar Rp194 miliar hingga Mei 2020, seharusnya dapat diketahui dengan duduk bareng antara pemerintah dan anggota DPRD Depok.
“Bukan harus dihentikan di tengah jalan. Ini belum baru usulan eh… sudah distop atau dihentikan oleh lima fraksi yang ada,” katanya kecewa kepada lima fraksi DPRD Kota Depok yang menolak antara lain, Fraksi PKS, Fraksi Golkar, Fraksi PAN, Faksi Demokrat-PPP dan Fraksi PKB-PSI dengan alasan pansus Covid-19 di Depok belum diperlukan.
Hanya dua fraksi yang ada di DPRD Kota Depok menyetujui dan mengusulkan adanya pansus Covid-19 yaitu Fraksi Gerindra dan Fraksi PDIP. (anton)







Komentar