oleh

Pemprov Jakarta Bakal Relokasi Warga di Bantaran Kali ke Rusunawa

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) akan merelokasi warga yang tinggal di bantaran kali ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Upaya tersebut sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah banjir.

“Skenario yang paling ideal, kita harus relokasi. Ada Pak Sekda di sini, saya tanya, gimana Pak Sekda? Di daerah sini ada lahan yang bisa digunakan untuk rumah susun,” kata Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, saat meninjau Rumah Susun Pesakih, Duri Kosambi, Cengkareng Jakarta Barat, pada Jumat (21/2/2025).

Meski begitu, Rano Karno mengakui adanya tantangan dalam merelokasi warga yakni terkait dengan sosialisasi ke masyarakat.

“Kendalanya apa? Sosialisasi masyarakat. Makanya, tadi saya tanya, emak-emak kan udah berapa tahun banjir? banjir tiap tahun, bang. Mau begitu terus? Enggak bang. Kan artinya ada keinginan. Tinggal pilihan nanti,” ujar Rano Karno yang didampingi Sekda Jakarta, Marullah Matali dan Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, dilansir media ini, Minggu (23/2/2025).

Wagub sangat  yakin warga bersedia direlokasi asalkan pemerintah bisa memberikan penjelasan.Kuncinya, ada di sosialisasi.

“Yang penting harus kita ubah nasib. Itulah kunci sosialisasi pada masyarakat. Saya sangat yakin mereka juga sudah capek kalau tiap hari kebanjiran, bahkan ada yang dua meter,” ujar Rano Karno.

“Tapi kalo warga Jakarta, mau semuanya tinggal di rumah susun, selesailah semua masalah perkumuhan,” tambahnya. (ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *