oleh

Pemprov DKI Kembali Berlakukan PSBB Transisi untuk 14 Hari ke Depan

POSKOTA.CO – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi dari tanggal 12-25 Oktober 2020. Jika tidak ada peningkatan penyebaran Covid-19 secara signifikan, PSBB transisi bisa diperpanjang.

Keputusan ini tertuang dalam Kepgub DKI 1020/2020 tentang PSBB pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif. “Menetapkan PSBB masa transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif selama 14 hari dari 12 Oktober 2020 sampai 25 Oktober 2020,” begitu bunyi diktum kesatu Kepgub DKI Jakarta.

Di dalamnya juga mengatur hal tidak ada peningkatan kasus Corona signifikan, maka PSBB transisi otomatis diperpanjang. Sebaliknya, kalau kasus baru meningkat secara signifikan, maka PSBB transisi bisa dihentikan.

Pelanggar PSBB Ketat Jilid II disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di jalanan.

Isi diktum kedua di Kepgub 1020/2020:

Dalam hal tidak terjadi peningkatan kasus baru Covid-19 secara signifikan selama perpanjangan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada masa transisi sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu, berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tingkat Provinsi, menetapkan perpanjangan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif selama 14 hari terhitung sejak tanggal 26 Oktober 2020 sampai dengan tanggal 8 November 2020.

Apabila terjadi peningkatan kasus baru secara signifikan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat provinsi, maka pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada masa transisi sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu atau diktum kedua dapat dihentikan.

Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB transisi setelah sebelumnya memberlakukan PSBB ketat. Alasannya diberlakukan kembali PSBB transisi karena penyebaran Covid-19 selama pemberlakuan PSBB ketat terlihat mulai menurun.

Untuk diketahui, selama pemberlakuan PSBB transisi, pihak Pemprov juga belum memberlakukan sistem ganjil genap. Massa PSBB transisi ini berlaku untuk 14 hari ke depan sambil menunggu perkembangan selama 14 hari pemberlakuan PSBB transisi. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *