POSKOTA. CO -Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemerintah Kota Jakarta Utara mengikuti web seminar (webinar) di Ruang VIP Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (22/12). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILL Covid-19) ini dilakukan sebagai upaya untuk saling belajar dalam menghadapi pandemi.
Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko dalam presentasinya sebagai narasumber mengatakan saat ini wilayahnya sudah berada dalam zona orange. Diharapkan dengan cara ini kedepan akan memahami dan dapat menghindari.
“Setelah hampir delapan bulan lamanya berada di zona merah. Bekerjasama dengan Forkompimko dan seluruh stakeholder (pemangku kepentingan), Jakarta Utara terus mencari jalan untuk melawan COVID-19 lewat Cegah, Kendali dan Kelola. Dalam Cegah kami melakukan sosialisasi 3M, kampanye masif di rumah saja dan mengajak masyarakat untuk merubah perilaku,”kata Sigit Wijatmoko

Menurutnya, malam mendalikan Covid-19 ini perlu kependalian masyarakat. Selain itu untuk cepat beradaptasi dengan kebiasaan baru, RW siaga, kampung tangguh, pengawasan juga penindakan, tracing (mencari), testing (menguji) dan isolasi mandiri.
“Dan yang terakhir Kelola Kita melakukan penguatan peran Satgas di tingkatan RT/RW, tracing (mencari) testing (menguji) treatment (pengobatan) dan yang tidak kalah pentingnya mengedukasi warga,” katanya.
Sigit menambahkan Pemerintah Kota Jakarta Utara juga melakukan penanganan COVID-19 dengan menggunakan teknologi.
“Bersama Polres Metro Jakarta Utara kami mengeluarkan aplikasi SEHAD (SEmangat HAdapi coviD) aplikasi tersebut bisa di download oleh seluruh masyarakat Jakarta Utara, nantinya dalam aplikasi tersebut seluruh masyarakat dapat mendata, mengelola, mengawasi dan memonitor masyarakat yang terpapar COVID-19 di wilayah Jakarta Utara,” ungkapnya.
Sigit juga mengatakan yang tidak kalah penting adalah pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan COVID-19. Segala potensi dilakukan masyarakat Jakarta Utara dengan memaksimalkan seluruh komponen masyarakat. “Dengan menggali potensi yang dimiliki masyarakat, semuanya diharapkan mampu berperan serta mencegah penularan COVID-19,” tuturnya. (wandhy)







Komentar