oleh

Mengenang 25 Tahun  Tragedi 12 Mei

POSKOTA.CO – Mengenang tragedi 12 Mei 1998 yang tepatnya pada hari ini, Jumat (21/5/2023) 25 tahun lalu Reformasi.

Alumnus Trisakti, Wanda Hamidah menceritakan, mengapa dia turun ke jalan ikut serta dengan rekan-rekan mahasiswa saat itu untuk menggulingkan rezim Soeharto. “Kalau teman-teman ingat hari ini 25 tahun yang lalu terjadi tragedi 12 mei 1998,” ucap Wanda Hamidah dalam akun instagram milik nya yang berdurasi 1 menit.

Lanjut dia menerangkan, saat itu kami mahasiswa-mahasiswa Trisakti ditembaki dengan peluru tajam dan dihujani gas air mata saat berdemontrasi menuntut Soeharto untuk lengser.

“4 orang teman saya didepan mata saya tewas. Bahkan dulu saya telah berpikir kayaknya nih saya akan berakhir dipenjara atau mungkin lebih buruk lagi. Hingga saat ini semua kejahatan orde baru selalu mungkin untuk berulang,” kenangnya dalam akun ini.

Oleh karena itu, dia menginginkan, tidak boleh ada benih otoritarisme yang hadir dimuka bumi Indonesia dalam bentuk apapun seperti kriminalisasi aktivis, kriminalisasi kebebasan berpendapat, kejahatan korupsi, kejahatan lingkungan dan lain-lain. Mungkin saja merupakan benih-benih otoritarisme yang saya bilang tadi.

“Mahasiswa untuk turut menggalang gagasan serta kekuatan untuk mengoreksi semua itu. Itulah gunanya mahasiswa selalu menjadi mata, telinga, serta tangan dari  rakyat yang sengsara,” tegasnya seraya menambahkan, Hidup mahasiswa !

Hidup Indonesia !

Lawan !. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *