oleh

Ketua Forum Peduli Pendidikan Ajak Warga Depok Pilih Pemimpin Berpengalaman, Bukan Coba-Coba dan Banyak Teori

DEPOK – Pemilihan wali kota dan wakil wali kota Depok semakin memanas tentunya dari simpatisan, kader partai pengusung dan masyarakat banyak terlebih penyampaian program visi dan misi dua kandidat yang bersaing dalam dua kali debat di televisi swasta mendapatkan perhatian 2,5 juta warga Depok.

“Hasil dua kali debat terkait program visi dan misi duet Imam Budi Hartono-dr. Ririn Farabi Arafiq, dan pasangan Supian Suri-Chandra Rahmansyah memang belum diketahui pasti, tapi menjadi pembuktian kedua pasangan calon tersebut,” kata Ketua Forum Peduli Pendidikan Kota Depok Mulyadi Pranowo, Minggu (17/11/2024), dalam keterangannya yang didapat POSKOTAONLINE.COM.

“Masyarakat Depok sudah pintar dan paham pastinya memilih wali kota dan wakil wali kota di pilkada yang digelar 27 November 2024 mendatang tentunya yang berpengalaman dan paham pemerintahan,” sambung Muyadi sembari menambahkan, bukan memilih pemimpin coba-coba dan banyak teori dengan berbagai program janji-janji saja.

Latar belakang semua calon itu penting, baik latar belakang anak, istri maupun keluarganya, karena kita akan melihat tokoh pemimpin kita salah satunya dari keluarganya. “Maka saya menganggap latar belakang keluarga itu sangat penting untuk masyarakat Depok ketahui,” imbuh Mulyadi seraya menambahkan, karena banyak tokoh hebat tentunya keluarga sangat mendukung terlebih istrinya.

Terkait istri calon wali kota paslon nomor urut 2 pernah menjadi juru bicara Hotel Alexis yang ditutup Gubernur DKI Jakarta beberapa tahun lalu, Mulyadi Pranowo yang juga dosen di perguruan tinggi swasta, sempat kaget karena baru mengetahuinya. “Pekerjaan yang baik itu adalah pekerjaan yang halal, bukan bekerja yang secara langsung atau tidak langsung malah membela praktik prostitusi yang sudah terbukti gamblang menjadi musuh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

“Kalau kita bekerja di tempat yang tanda kutip ya dinilai masyarakat tidak bagus, ya jangan kerja di situ. Lebih baik kita cari kerja yang menghasilkan pendapatan yang lebih baik dan halal. Saya rasa itu penting ya,” sambung Mulyadi.

Masyarakat Depok bisa memilih pemimpin terbaik dengan melihat sejumlah faktor, seperti rekam jejak, program yang realistis yang ditawarkan ke masyarakat, hingga pengalamannya. “Ada calon yang banyak teori-teori, sedangkan dia sendiri belum melaksanakan. Untuk mengucapkan teori kan lebih mudah, tapi kalau bicara eksekusi itu tidak mudah,” pungkas Mulyadi Pranowo. (*/anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *