oleh

Kapolda Metro Jaya Pimpin Langsung Patroli Berskala Besar di Bundaran HI

POSKOTA.CO-Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memimpin langsung patroli skala besar di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (18/4/2021) dinihari. Sejumlah tempat di wilayah Jakarta Pusat jadi sasaran razia dalam rangkaian Operasi Keselamatan Jaya 2021.

Dalam razia itu, sebanyak 34 motor disita karena berbagai pelanggaran. “Dalam Operasi Keselamatan Jaya malam ini ada 34 kendaraan roda dua dengan berbagai macam pelanggaran,” kata Irjen Fadil di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Menurut mantan Kapolda Jawa Timur itu, 34 pemotor ini terjaring dengan jenis-jenis pelanggaran yang berbeda. Di antaranya pengendara ugal-ugalan, knalpot bising, balapan liar hingga pelanggaran protokol kesehatan.

Razia ini lanjut Irjen Fadil demi terciptanya situasi yang tenang di tengah bulan Ramadan. Selain itu, razia ini juga bisa menghindari terjadinya tawuran antar-kelompok.

Polda Metro Jaya akan terus gelorakan razia secara rutin agar Jakarta malam hari situasinya menjadi indah dan tenang. Jika beribadah tanpa ada suara knalpot yang bising juga akan berbeda. Di samping juga perilaku berkelompok rawan terhadap terjadinya tindak pidana tawuran,” ujarnya.

Dalam razia tersebut, Irjen Fadil Imran juga sempat memberi nasihat kepada sejumlah ABG yang terjaring polisi. Fadil mengajak para ABG untuk berkolaborasi dalam berbagi di bulan Ramadan.

“Kalau punya rezeki mau dibagi-bagikan dari kelompoknya, ayo berkolaborasi sama-sama polisi. Belikan nasi, sama-sama polisi, karena tujuannya maunya pahala toh? Mau ibadahnya dapat pahala toh? Lah iya, nanti sama-sama polisi. Saya ini bapakmu, bukan semata-mata menghukum tapi agar kalian bisa ibadah,” tutur Fadil panjang lebar.

Kapolda juga mengingatkan terkait penularan virus Corona. Orang nomor satu di Polda Metro Jaya itu meminta agar para ABG yang terjaring ini ke depannya bisa taat protokol kesehatan (prokes) demi keselamatan diri dan orang sekitarnya. “Kalau kalian tertular Civid-19, terus pulang ke rumah, tertular pada orang tua dan kakek nenek, kan kasihan mereka kalau tertular. Itu sebenarnya, kenapa kita penting menjaga prokes,” imbuh Fadil.(omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *