oleh

Jakarta Masih Nihil, Pramono Perintahkan Kepala Dinkes DKI Lakukan Langkah Antisipasi terhadap Wabah ‘Superflu’

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan meski di wilayah Ibukota belum ditemukan kasus superflu, namun Pemprov DKI sudah mulai melakukan langkah antisipasi. Pramono telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati melakukan langkah mitigasi.

“Alhamdulillah hingga saat ini belum ada kasus superflu di Jakarta. Namun demikian kita sudah melakukan tindakan antisipasi, termasuk memberikan sosialisasi masyarakat,” kata Pramono usai meninjau Taman Gapura Muka Cakung, Jakarta Timur, Selasa (5/1).

Pramono menyatakan dirinya telah memberikan instruksi khusus kepada Ani Ruspitawati, untuk menyiapkan antisipasi menghadapi ancaman varian Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dijuluki superflu. Gejalanya seperti flu pada umumnya, namun tingkatannya lebih tinggi seperti sakit kepala, pilek berat, meriang, batuk menggigil, dan sebagainya.

“Saya secara khusus sudah meminta kepada Bu Ani untuk mempersiapkan itu. Memang sampai hari ini dari laporan yang ada di Jakarta belum ada. Namun kalau ada pun kita juga harus bersiap,” ujar Pramono. Ia juga mengaku telah menjalin komunikasi intensif dengan Menteri Kesehatan RI guna memastikan langkah mitigasi di Jakarta sejalan dengan pemerintah pusat.

Sebagaimana diketahui, Varian H3N2 subclade K ini sebelumnya telah memicu lonjakan kasus di beberapa negara seperti Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat.

Di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan mencatat setidaknya sudah ada 62 kasus yang teridentifikasi. Kemenkes juga telah memastikan superflu tidak mematikan seperti Covid-19. Jadi, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak perlu ketakutan. Langkah antisipasinya adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pakai masker jika beraktivitas di luar rumah. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *