oleh

IPA Pejompongan Stop Operasi Selama Perbaikan Gardu PLN, Pelanggan PAM Jaya dari 45 Kelurahan Agar Tampung Air

JAKARTA – Sehubungan dengan adanya pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN bakal berdampak pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan I milik PAM JAYA. Terhentinya operasional IPA tersebut mengakibatkan gangguan layanan air bersih di area 45 kelurahan meliputi Jakarta Pusat, Utara, dan Barat.

Pekerjaan tersebut akan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 23.00WIB hingga Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 01.00WIB. Untuk itu, pelanggan PAM Jaya diimbau agar sebelumnya menampung air untuk cadangan di rumah, baik menggunakan ember, bak mandi, torn, maupun wadah lainnya.

Hal itu disampaikan Direktur Teknik PAM Jaya Akhmad Santika dan Direktur Operasional PAM Jaya Syahrul Hasan pada acara jumpa pers di Kantor Pusat PAM Jaya Jl Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (3/6). “Sebelumnya kami mohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut,” katanya.

Untuk mengurangi dampak gangguan layanan air tersebut, PAM Jaya telah menyiapkan pengalihan pasokan air dari IPA Pejompongan II dan IPA Buaran
I dengan total suplai mencapai 1.170 liter per detik. Sedangkan IPA Pejompongan yang akan terdampak adalah berkapasitas 1.500 liter per detik. PAM Jaya juga akan mengerahkan puluhan mobil tangki untuk melayani warga terdampak secara gratis. Wilayah terdampak meliputi 45 kelurahan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang berada dalam cakupan pelayanan IPA Pejompongan I.

Direktur Teknik Akhmad Santika mengatakan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai langkah teknis untuk memastikan proses pemulihan berjalan secepat mungkin setelah pekerjaan selesai dilakukan. “Kami telah menyiapkan skema suplai pengganti dari instalasi lain untuk mengurangi dampak kepada pelanggan. Setelah IPA Pejompongan I kembali beroperasi, kami juga akan meningkatkan produksi air di atas kondisi normal selama sekitar 6 hingga 8 jam guna mempercepat pemulihan tekanan dan normalisasi layanan di wilayah terdampak,” ujar Santika. Meski penghentian operasional IPA Pejompongan cuma dua jam, tapi pemulihan pasokan air butuh waktu sampai tiga hari sesuai perjalanan aliran air dari pusat gangguan hingga jaringan pelanggan terjauh.

Direktur Operasional Syahrul Hasan menyampaikan proses normalisasi akan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi jaringan distribusi. “Wilayah yang berdekatan dengan IPA Pejompongan I diperkirakan mulai kembali normal secara bertahap pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 03.00WIB dini hari. Selanjutnya suplai
akan pulih secara bertahap hingga menjangkau wilayah pelayanan terjauh, termasuk Regional Utara. Kami terus melakukan pemantauan dan pengaturan jaringan agar pemulihan dapat berlangsung seoptimal mungkin,” ujar Syahrul.

Untuk membantu pelanggan selama periode gangguan, PAM Jaya menyiapkan layanan mobil tangki air gratis bagi pelanggan rumah tangga maupun kebutuhan darurat seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial.

Pelanggan yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center PAM Jaya di 1500 223. Selain itu, informasi dan layanan pelanggan juga dapat diakses melalui WhatsApp 0812 1222 2423, media sosial resmi @pamjaya_dki, email customercare@pamjaya.co.id, maupun website www.pamjaya.co.id. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *