POSKOTA.CO – Politisi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Gembong Warsono desak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengisi jabatan kosong dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“Harus segera diisi lah untuk percepatan eksekusi program,” tegas anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.
Menurutnya, agar ada percepatan eksekusi program, seluruh jabatan kosong harus segera diisi. “Ini kan untuk percepatan eksekusi program, jadi memang jabatan kosong harus segera diisi,” tambah Gembong.
Sementara itu, jabatan kosong di tingkat kelurahan, kota dan provinsi mulai dibidik Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Orang pertama di Balai Kota DKI ini memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maria Qibtya untuk segera mengisi seluruh jabatan yang kosong di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pasalnya, untuk percepatan, penempatan pejabat definitif sebuah gebrakan dalam mendorong pelayanan masyarakat untuk lebih optimal. “Saya tegaskan dalam waktu dekat ini BKD DKI cepat dan sigap mengisi jabatan kosong dengan pejabat definitif,” tegas Heru, Jumat (9/6/2023).
Meski begitu, kata Heru, penempatan pejabat tetap dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan, karena untuk pelantikan harus mendapatkan persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Saya ingatkan BKD Provinsi DKI segera memproses pengisian jabatan yang kosong dan secepatnya harus diproses, diisi lalu dilantik,” tambah Heru.
Heru juga berharap, dengan pengisian jabatan kosong juga harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan, memenuhi prinsip manajemen talenta dan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Perlu segera dilakukan bidding sesuai dengan aturan. Saya instruksikan kepada BKD untuk mempercepat proses ini,” tandasnya.
Sekedar diketahui, kekosongan jabatan di DKI bukan rahasia baru, lantaran adanya ASN yang memasuki masa purnabakti dan mutasi ke wilayah lain sehingga saat ini posisi jabatan kosong diisi Pelaksana tugas (Plt).
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono berharap, sosok yang menempati jabatan kosong memiliki kompetensi dan kapabilitas yang baik. “Kami memiliki SDM (sumber daya manusia) yang banyak, tinggal dilakukan kompetisi supaya kami mendapatkan ASN yang tepat dan kompeten,” ucapnya. (van/fs)







Komentar