oleh

Dorong Kreatifitas dan Rasa Percaya Diri Siswa, Sudin Pendidikan Kabupaten Kepulauan Seribu Gelar Pentas Ruang Seni Siswa   

JAKARTA – Agar para siswa di Kabupaten Kepulauan Seribu kreatifitas dan rasa percaya dirinya semakin berkembang Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menggelar Pentas Seni Siswa di ruang publik. Dalam kegiatan ini setiap siswa diberi kesempatan untuk menampilkan bakat dan kreatifitasnya di muka umum.

“Kami ingin mendorong agar mereka tidak merasa tertinggal serta memiliki kesempatan yang sama dengan siswa di wilayah lain di Provinasi DKI Jakarta dalam mengembangkan bakat dan kreatifitasnya,” kata  Kepala Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Muhammad Thohari di sela-sela kegiatan pentas “Ruang Seni Siswa” di Pulau Tidung, Kabupaten Adm. Kepulauan Seribu, Kamis (25/06/2026).

Menurut Thohari, pihaknya  melayani pendidikan di enam kelurahan, mulai dari Pulau Sabira di wilayah paling utara hingga Pulau Untung Jawa di bagian selatan. Semua anak harus mendapatkan hak pendidikan yang sama, meski berada di pulau-pulau yang berjauhan dari wilayah lain di DKI Jakarta.

Saat ini, Sudin Pendidikan Kepulauan Seribu membina 44 satuan pendidikan negeri, 9 sekolah swasta, serta 7 satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama. Seluruhnya melayani lebih dari 6.200 peserta didik dengan dukungan lebih dari 400 tenaga pendidik.

Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu  terus berupaya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang merata bagi seluruh peserta didik yang tersebar di pulau-pulau berpenghuni. “Salah satunya diwujudkan melalui Ruang Seni Siswa, sebuah kegiatan yang memberi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengasah rasa percaya diri,” ungkapnya.

Hal itu dikarenakan pendidikan tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar di ruang kelas, tetapi juga harus memberikan ruang bagi peserta didik untuk berekspresi dan mengembangkan potensi diri.

Wadah bagi Siswa untuk Tampil di Depan Umum

“Ruang Seni Siswa menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkreasi, tampil di depan umum, sekaligus melatih kepercayaan diri. Mereka harus diberi kesempatan menunjukkan bakatnya,” katanya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan ruang-ruang publik sebagai tempat tumbuhnya kreativitas pelajar. Tahun ini, kegiatan serupa telah digelar di berbagai pulau dengan memanfaatkan taman, aula, hingga ruang terbuka sebagai lokasi pertunjukan seni. Sekolah memiliki peran penting sebagai tempat membentuk masa depan peserta didik tanpa membatasi cita-cita mereka.

“Sekolah harus menjadi kampus belajar bagi anak-anak. Mau menjadi seniman, guru, ustaz, aparat negara, bahkan pemimpin bangsa, semuanya harus dipersiapkan sejak dini. Tugas sekolah adalah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu juga terus memperkuat akses pendidikan melalui berbagai program pendukung. Salah satunya penyediaan kapal antar-jemput siswa yang melayani rute mingguan maupun harian bagi pelajar yang harus menempuh perjalanan antarpulau menuju sekolah.

Berbagai capaian juga berhasil diraih dunia pendidikan Kepulauan Seribu. Sejumlah siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sementara lulusan SMKN 61 Jakarta terus menunjukkan daya saing yang semakin baik sehingga tidak sedikit lulusannya yang berhasil meraih pekerjaan  di luar negeri.

Sementara itu Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud Yudhistira Nugraha yang turut menyaksikan pentas seni tersebut sangat mendukung langkah yang dilakukan Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Sebab langkah ini akan semakin menumbuhkan rasa percaya diri para siswa di pulau untuk tampil di muka publik.

“Dengan seringnya kegiatan semacam ini diharapkan bakat dan kreatifitas anak-anak pulau akan semakin berkembang. Dengan demikian kesempatan mereka untuk menyalurkan bakatnya bisa sama dengan siswa dari wilayah lain di DKI Jakarta,” tambah Yudhistira. (fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *