oleh

Disdik Kota Depok Melarang Guru Non ASN untuk ‘Nyambi’ di Sekolah Lain

POSKOTA.CO-Upaya meningkatkan taraf pendidikan bagi masyarakat Kota Depok terutama di jenjang Sekolah Dasar (SD) agar lebih berkualitas dan mumpuni jajaran pemerintqh kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat mengingatkan bahkan melarang seluruh guru atau Tenaga Pendidik dan Kependidikan (PTK) Non ASN untuk mengajar atau ‘nyambi’ di dua tempat.

“Seluruh jajaran Disdik terlebih pengajar atau PTK non ASN dilarang atau tidak boleh ada lagi mereka yang bekerja untuk mengajar di dua tempat. Mereka harus fokus mengajar di satu tempat arau memilih di negeri atau swasta saja,” kata  Sekretaris Disdik Sutarno dan Kepala bidang pembinaan SD, Wawang Buang usai Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 2080 orang PTK non ASN tahun 2023 di Ruang Serba Guna, Balaikota Depok, Senin (6/2).

Mereka tidak boleh bekerja di dua tempat dan diharuskan memilih salah satu apakah di negeri atau swasta ini dimaksudkan agar dapat fokus memberikan pendidikan atau pengajaran ke siswa yang berharap dengan tetap fokus satu tempat mengajar dapat melakukan kerja yang lebih baik untuk mengusung pendidikan berkarakter disemua satuan pendidikan.

Larangan itu tentunya bukan hanya ucapan saja namun juga sesuai janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok kepada Tenaga Pendidik dan Kependidikan Non ASN, ujarnya yang menambahkan tentunya diikuti dengan adanya sertifikat mereka sudah bisa dicairkan disekolah negeri.

“Jadi tidak alasan lagi mereka mengajar di dua tempat,” imbuhnya yang berharap mereka harus fokus kerja mengajar di satu sekolah apalagi seluruh PTK non ASN juga dijamin kesejahteraannya melalui BPJS. Jaminan kematian, kecelakaan, jaminan pensiun dan jaminan hari tua.

Sekdisdik, Sutarno, menambahkan kegiatan penyerahan SK PTK Non ASN kepada 2080 orang guru jenjang SD tahun 2023 dilakukan langsung Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.

Dari jumlah total 2080 orang yang mendapatkan SK PTK Non ASN jenjang SD se Kota Depok terdiri dari 1.214 orang guru kelas, 221 orang guru pendidikan Agama Islam, 123 orang guru pendidikan jasmani dan 14 orang guru non muslim. Termasuk diantaranya 239 orang tenaga operator dan 269 orang penjaga sekolah totalnya 508 orang, katanya.

“Dari sekian Tenaga Pendidik dan Kependidikan ada 60 orang yang sudah mengabdi lebih dari 25 tahun dan ada 24 orang yang mengabdi selama 21 hingga 24 tahun,” tuturnya. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *