JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta selaku tuan rumah kegiatan The 46th CityNet Executive Committee Meeting menjamu para tamu negara. Kehadiran tamu dari kegiatan ‘Wellcome Dinner’ yang diikuti 26 pemimpin kota dari enam negara tersebut disambut Wakil Gubernur DKI Rano Karno di Balai Kota, Selasa (3/11) malam.
Rano menyambut kedatangan para tamu yang sebagian besar adalah pimpinan Walikota ataupun Kabupaten yang tengah mengikuti pertemuan The46 Citynet yang berlangsung dari tanggal 3 sampai 5 November di Hotel Pullman, Jakarta Pusat. Para Walikota/Bupati dan delegasi tersebut berasal dari enam negara kawasan Asia-Pasifik yakni Indonesia, Filipina, Bangladesh, India, Sri Lanka, dan Nepal.
Di sela acara makan malam, para tamu juga menikmati rangkaian tradisional seperti tarian tradisional, seni budaya Betawi, dan seni modern. “Selamat datang kepada seluruh tamu undangan. Kami mengundang Anda untuk menikmati budaya Jakarta yang dinamis, kuliner yang lezat, serta kawasan kota yang beragam,” sambut Wagub Rano.
Ia menjelaskan bahwa kota Jakarta selalu sibuk dari pagi hingga malam. “Karena sejatinya kota ini tidak pernah tidur. Warga Jakarta dan sekitarnya tiap hari secara bergiliran melakukan aktivitas kehidupan dan ekonomi dari pagi ke pagi lagi,” ujar Rano.
Ia berharap, pengalaman delegasi yang mengikuti kunjungan ke Kota Tua Jakarta dan kawasan lainnya dapat memberikan gambaran mengenai sejarah dan keberagaman yang membentuk Kota Jakarta.
Ditegaskan Rano, Jakarta merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah pertemuan yang menjadi wadah untuk berbagi komitmen bersama dalam mewujudkan kota yang lebih berkelanjutan dan layak huni. “Saat ini Jakarta tengah menghadapi tantangan perkotaan yang semakin kompleks. Seperti isu kepadatan penduduk, kekurangan hunian, perubahan iklim, kemacetan, serta tuntutan akan pelayanan publik yang berkualitas,” ungkapnya.
Diakui Rano, pihaknya menyadari bahwa upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ketahanan kota tidak dapat dilakukan secara terpisah. “Untuk mengatasi berbagai tantangan itu, diperlukan lebih dari sekadar perumusan kebijakan teknik,” tegasnya.
Menurut Rano, Jakarta juga menjunjung nilai luhur yang disebut ‘gotong royong’ yakni sebuah cerminan dari kearifan lokal yang hangat dan sangat terbuka. Semangat gotong royong mampu mempersatukan semua pihak untuk menyelesaikan berbagai persoalan bersama.
Ia berharap kebersamaan antar delegasi yang terbangun di Jakarta ini dapat mempererat hubungan antar-kota, mempertemukan berbagai mitra strategis baru, serta membuka peluang kolaborasi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta. “Terima kasih atas kehadiran Anda. Silakan menikmati keramahan dan kehangatan Jakarta,” pungkasnya. (jo)







Komentar