oleh

Dipimpin Wali Kota Iin, Ratusan Petugas Gabungan Kembali Kuras Saluran PHB Jl KH Moh Mansyur Tambora

JAKARTA – Kerja bakti terpadu lanjutan di wilayah Kecamatan Tambora difokuskan pada pembersihan saluran penghubung (PHB) di Jalan KH Moh Mansyur yang melintasi RW 01, RW 02, dan RW 08, Kelurahan Jembatan Lima, Jakarta Barat (Jakbar), Minggu (11/4).

Kerja bakti dipimpin langsung Wali Kota Jakbar, Iin Mutmainnah didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Imron, Plt Kasudin Sumber Daya Air (SDA), Mustajab dan Camat Tambora, Pangestu Aji. Sebelumnya minggu lalu, kerja bakti menguras sampah dan endapan lumpur telah dilakukan di saluran PHB Jl KH Moh Mansyur.

Wali Kota Jakbar, Iin Mutmainah, mengatakan kerja bakti ini merupakan langkah rutin dan terpadu yang dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Jakarta Barat.

“Ini kita lakukan secara rutin dan terpadu. Setelah pelaksanaan serentak pada 12 April lalu, kita petakan persoalan di masing-masing wilayah. Di Jembatan Lima ini menjadi fokus karena terdapat penumpukan sampah dan sedimen di saluran penghubung yang menuju kali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi saluran yang dipenuhi sampah plastik dan endapan sedimen menyebabkan aliran air terhambat, sehingga berpotensi menimbulkan genangan saat hujan.

“Kalau saluran bersih, air bisa mengalir lancar. Namun dengan kepadatan sampah seperti ini, aliran menjadi tersendat. Karena itu hari ini kita konsen menyelesaikan persoalan sampah dan sedimen secara terpadu,” jelas Iin.

Wali Kota Iin  juga menyoroti pentingnya penataan kawasan, khususnya di sekitar pasar. Menurutnya limbah sayuran yang banyak ditemukan memiliki potensi untuk diolah menjadi kompos maupun eco-enzyme.

“Kita melihat potensi sampah sayuran ini bisa dimanfaatkan. Kami juga sudah berdiskusi dengan Pasar Jaya untuk mendorong pengolahan sampah agar lebih optimal,” ujarnya.

Terkait penataan kawasan pasar, Iin menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan PD Pasar Jaya agar pedagang dapat tertib berjualan di lokasi yang telah disediakan.

“Kita ingin ada kedisiplinan, pedagang tidak lagi berjualan di badan jalan. Kita cari solusi terbaik bersama agar kawasan ini lebih tertata dan nyaman,” katanya.

Sementara itu, Camat Tambora, Pangestu Aji Suwandanu, menjelaskan kerja bakti kali ini difokuskan pada saluran PHB sepanjang kurang lebih 490 meter yang melintasi tiga RW di Jembatan Lima.

“Lokasi ini melintasi RW 01, 02, dan 08. Saluran PHB ini menjadi urat nadi drainase permukiman, namun sudah sekitar 17 tahun tidak dilakukan pengerukan secara optimal karena banyak bagian yang tertutup,” ujarnya.

Menurut Pangestu, kegiatan ini melibatkan sekitar 210 personel gabungan serta dukungan alat berat seperti ekskavator dan armada truk pengangkut sampah dari berbagai instansi, termasuk Suku Dinas Sumber Daya Air dan Lingkungan Hidup.

“Kami bersama jajaran SDA sangat mengapresiasi respons cepat dan kolaborasi yang terjalin, termasuk komunikasi yang baik dengan masyarakat. Momen seperti ini memang sangat ditunggu warga,” katanya.

Ke depan, pihaknya juga akan mendorong penataan kawasan secara terintegrasi, termasuk penataan pedagang, pembangunan trotoar, serta penambahan ruang hijau.

“Setelah saluran kita benahi, selanjutnya kita pikirkan penataan kawasan bersama PD Pasar Jaya. Bisa dilakukan beautifikasi seperti trotoar, taman, hingga pengaturan vegetasi agar tidak mengganggu saluran,” jelasnya.

Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

“Kami berharap apa yang dilakukan ini menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Ke depan, mari bersama-sama menjaga dan membangun Jakarta agar lebih baik,” ujarnya.(ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *