oleh

Dinilai Sering Masuk Angin, Projo Desak Pj Gubenur Sidak ke Lokasi Pembangunan yang Melanggar

POSKOTA.CO – Terkait menjamurnya pembangunan menyalahi izin diakhir tahun 2022 di wilayah DKI Jakarta khususnya Jakarta Pusat. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) Jakarta Pusat desak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono (HBH) menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi – lokasi pembangunan melanggar di wilayah Jakarta Pusat terutama di Tanah Abang, Gambir dan Sawah Besar.

Hal tersebut dilontarkan, Ketua DPC Jakarta Pusat, Abdul. Madjid, Sabtu (10/12/2022) sore. Dia mengaku, miris terhadap kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terutama jajaran Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta. 

“Di DKI Jakarta pembangunan hampir semuanya melanggar. Kalau nggak melanggar namanya bukan Jakarta dan itu sudah bukan rahasia lagi. Biasa itu permainan oknum kantong semen,” ungkap Madjid seraya menambahkan Pj. Gubenur Heru Budi Hartono harus tahu kinerja anak buahnya sering masuk angin, memble, tutup mata dan telinga soal ngawasin bangunan melanggar Izin.

Ditambahkannya, pembangunan melanggar izin antara lain, di wilayah Tanah Abang, Gambir dan Sawah Besar. “Coba saja lihat di wilayah Kebon Kacang, Tanah Abang, pembangunan rumah tinggal saja bisa disulap jadi losmen dan hotel. Sedangkan, di wilayah Sawah Besar banyak pembangunan tidak berizin berdiri hingga 5 lantai terletak di Jalan Rajawali Selatan (Rasela) 1 nomor: 33 Gunung Sahari Utara (GSU), Sawah Besar tidak berizin. Begitu juga hal yang sama di wilayah Gambir banyak pembangunan serupa yang lolos dari tindakan usulan Rekomedasi Teknis (Rekomtek) pembongkaran. “Kerja ngawasin bangunan aja kebanyakan masuk angin, itu petugas CKTRP kecamatan, sudin CKTRP dan dinas DKI pada merem kerjanya, tutup mata dan telinga,” tegasnya.

Terkait dengan berbagai pelanggaran pembangunan, Penjabat teras dilingkungan Pemprov DKI Jakarta dan Kadis CKTRP DKI Jakarta, Heru Hermawanto saat dikonfirmasi melalui telepon bungkam alias tidak berkomentar soal pembangunan melanggar yang beranak pinang di DKI Jakarta. 

Sementara itu, tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Budi berharap kepada Pj Gubenur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sudah waktunya mencopot jajaran Dinas CKTRP, sudin, dan tingkat kecamatan lantaran membiarkan pembangunan seperti lautan pembangunan melanggar. “Ditunggu nyali nya pak Pj Gubenur DKI Jakarta yang baru karena warisan pejabat yang menjabat saat ini merupakan warisan dari Gubenur sebelumnya,” paparnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *