POSKOTA.CO – Sejumlah lapak yang bertengger di kawasan Tanah Abang digeruduk pasukan berseragam Cokelat-cokelat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (14/9/2023).
Wakil Wali Kota (Wawalikot) Jakarta Pusat Chaidir disela-sela memimpin apel gabungan penertiban wilayah perbatasan antara Stasiun Tanah Abang dan Gambir menerangkan, penertiban dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat khususnya di wilayah Stasiun Tanah Abang.
“Ada laporan dari masyarakat khususnya di kawasan Stasiun Tanah Abang karena kurang nyaman, dengan banyaknya parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL). Oleh karena itu, kita lakukan penertiban secara gabungan hari ini,” ungkap Chaidir kepada Wartawan usai memimpin apel, di halaman komplek Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakpus, Jalan Tanah Abang I, Gambir, (14/9/2023).
Orang nomor dua dilingkungan Pemkot Jakpus ini menambahkan penertiban diharapkan tetap berjalan secara kondusif, aman, dan tertib sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum). Kewajiban Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menjaga implementasi dari peraturan tersebut. “Ada sebanyak 216 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, unsur kecamatan, dan kelurahan yang diterjunkan pada penertiban kali ini,” kata Chaidir.
Setelah penertiban ini, sambung Chaidir menargetkan masyarakat sebagai pejalan kaki merasa aman baik berjalan kaki maupun bagi yang berkendara.
“Intinya target kita, pejalan kaki di pedestrian merasa nyaman, parkir liar tidak menimbulkan jadi kemacetan. Solusinya kita melakukan penertiban secara terpadu. Posko juga sudah didirikan tinggal dioptimalkan saja,” jelas Chaidir.
Sementara itu, pantauan di lapangan pasukan berseragam Cokelat-cokelat Satpol PP Jakpus sedang bereaksi menertibkan atap kanopi yang menjorok ke pedestrian di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang Jakpus. (van)







Komentar