POSKOTA.CO – Lokasi penampungan pedagang kaki lima (PKL) di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat secepatnya akan dibongkar Pemprov DKI Jakarta paling lambat akhir Februari 2020.
Lahan bekas lokasi tersut, menurut Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi akan dijadikan sebagai kawasan mengintegrasikan transportasi umum di Stasiun Tanah Abang, yakni transjakarta, angkutan perkotaan (angkot) Jak Lingko, dan kereta rel listrik (KRL).
Lokasi itu juga akan menjadi tempat para pengemudi ojek online menunggu penumpang.
“Kami sudah sosialisasikan (Loksem) JP 15 itu akan kami bongkar akhir Februari,” ujar Irwandi saat dihubungi.
Para pedagang di lokasi sementara di Tanah Abang tersebut akan di relokasi ke lokasi binaan PKL di Pasar Pisang Palmerah, Jakarta Barat dan Cempaka Sari, Jakarta Pusat.
Untuk yang berjualan di trotoar Jalan Jatibaru Bengkel dan Jalan Jatibaru Raya juga akan di relokasi ke Blok F Pasar Tanah Abang.
“Para pedagang yang kena relokasi nantinya bisa berjualan secara gratis selama enam bulan pertama,” jelas Irwandi.
Rencananya, hari Rabu aka nada yang mulai dipindahkan sebanyak 149 (PKL) di pasar tanah abang.
Dengan dibongkarnya lokasi penampungan PKL itu, diharapkan Transjakarta bisa manuvernya lebih enak, ojek online enggak mangkal di jalan lagi. Begitu penumpang turun di situ, langsung ojek online jemput, Transjakarta jemput, Jak Lingko jemput. (r)







Komentar