oleh

PROGRAM SEJUTA RUMAH JOKOWI DI JONGGOL, DIPRIORITASKAN PELAKU UKM

-Komunitas-192 views

POSKOTA.CO – Tim panitia Perumahan Nasional, menyiapkan pembangunan perumahan yang mengkolaborasikan program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan konsep pembangunan perumahan berbasis Sentra Ekonomi Baru (SEB) dengan prioritas pelaku UKM.

Ketua tim panitia Perumahan Nasional, Moh Syaiful Bahri Hasania, sekertaris Sutiyono Wawanda , penanggung jawab umum Nicolas Agung SR mengatakan, perumahan berbasis SEB ini terdiri dari rumah tipe 36 yang dilengkapi dengan fasilitas belanja yaitu mini mal plaza dan pasar petak modern.

Adapun target penjualan perumahan berbasis SEB ini merupakan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM sebesar 60 persen dengan teknis pembayaran tanpa uang muka dan tanpa bunga, dan masyarakat umum dengan bank teknis sebesar 40 persen.

“Selain itu dalam proses pembangunannya, tim Perumahan Nasional juga memberdayakan kontraktor lokal,” ujar Moh Syaiful Bahri Hasania, Minggu (29/12/2019). Syaiful Bahri yang disebut-sebut sebagai calon Dirut Perumnas menyatakan, peletakan batu pertama sebagai peresmian pembangunan perumahan berbasis SEB ini nantinya akan diadakan di dua lokasi pilot project yaitu di Jonggol Kabupaten Bogor, Jabar dan Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar).

“Saat ini, tim Perumahan Nasional merencanakan untuk melakukan pembangunan perumahan berbasis SEB ini sebanyak 1.000 unit di masing-masing kabupaten di Indonesia. Peresmian pembangunan perumahan berbasis SEB yang akan dilakukan di dua lokasi pilot project ini, rencananya akan mengundang Megawati Soekarno Putri dan Puan Maharani,” tambahnya.

Tim Panitia Perumahan Nasional berbasis Sentra Ekonomi Baru (SEB) dipimpin Moh Syaiful Bahri Hasania. Sekertaris Sutiyono Wawanda. Penanggung Jawab umum Nicolas Agung SR. Ketua panitia lokasi jonggol Afi Rafi.Ketua panitia lokasi singkawang Djoni Rachmanto.

Jonggol

Pada pilot project Jonggol, Ketua panitia pelaksana Afi Rafi mengatakan lokasi direncanakan di desa Suka Negara Kabupaten Bogor. Di lokasi seluas 50,05 ha ini rencana di bangun 2.500 unit dengan fasilitas taman bermain , klinik , tempat ibadah, mini mall ,pasar petak modern dan konsep Real estate yang akan memudahkan penghuni dan para pelaku usaha UKM .

Di lokasi desa Suka Negara juga bisa di kembangkan dari 50-200 ha site yang di siapkan Moh Syaiful Bahri Hasania. Putra berprestasi asal Gorontalo ini bepengalaman di bidang property primer. Dia juga aktif di sebagai di organisasi Apperindo (Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia), sebagai Wakil Ketua Umum. Dan kontraktor pelaksana merupakan anggota Apperindo PT citra makmur perkasa.

Data Perumahan Nasional 2020 terkini pengguna UKM yang sudah mendaftar yaitu 1.025 pembeli rumah dan petak moderen .

Rekap lokasi luasan 50 ha, surat pernyataan tidak sengketa, berikut nama pemilik lahan sudah serah terima pihak panitia dengan Perangkat Desa dan pemilik utama, sudah dilakukan. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada keraguan dari pihak panitia untuk mengerjakan tahap awal di lokasi dimaksud.

Program marketing di sesuaikan setelah peletakan batu pertama , yaitu setiap Sabtu dan Minggu pada Bazar Murah di lokasi kombinasi open sale / pameran UKM produk . Hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa langsung berkunjung dan merasakan kegiatan UKM dalam suasana kesejukan. Udara segar dan murni pegunungan di dataran tinggi rumah yang di pesan. “Saya bertanggung jawab atas arahan Calon Dirut Perumahan Nasional 2020 baik konsep maupun pelaksanaannya,” kata Ari Rafi menegaskan.

Syaiful Bahri Hasania, berharap pula bahwa program perumahan berbasis SEB . membutuhkan peran kerja sama dari kementerian terkait seperti Kemen PUPR, Kemen Parekraf, Kemendikbud, Kementerian BUMN, Kemen Koprasi dan UKM, Kemenkes, Kementerian PPN/Bappenas, dan pemerintah daerah setempat, sehingga program sejuta rumah berbasis SEB ini nantinya akan berjalan dengan yang direncanakan.

“Dengan ada perumahan berbasis SEB, tim panitia Perumahan Nasional berharap program pembangunan perumahan ini dapat membantu program pemerintah untuk mendongkrak pemenuhan rumah bagi masyarakat khususnya UMKM,” ujar Syaiful Bahri Hasania mengakhiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *