JAKARTA – Dunia fashion kerap melahirkan kisah menarik di balik gemerlap runway dan kilatan kamera. Salah satu kisah yang mencuri perhatian adalah pertemuan dua sosok kreatif yakni desainer Migi Rihasalay dan Wishnu Aji, fashion stylist yang juga aktif di balik layar industri hiburan.
Pertemuan keduanya berawal di balik panggung Jakarta Fashion Trend, salah satu perhelatan mode bergengsi Tanah Air. Saat itu Migi tengah mempersiapkan koleksi terbarunya, sementara Wishnu hadir sebagai penata gaya untuk sejumlah artis yang tampil di ajang tersebut.
“Waktu itu aku sedang panik karena salah satu model mendadak tidak bisa tampil. Lalu Wishnu muncul dengan solusi cepat. Dari situ aku tahu, dia bukan hanya stylist, tapi juga partner kerja yang intuitif,” kenang Migi kepada awak media di Jakarta, Rabu (23/7).
Pertemuan itu menjadi awal dari kolaborasi panjang yang tak hanya terbatas pada dunia mode, tetapi juga merambah industri hiburan, visual art, dan produksi konten kreatif.
“Wisnu seperti buku catatan hidupku, makanya aku sering memanggilnya dengan sebutan Diary. Segala hal tentang perjalananku, baik secara karya maupun pribadi, selalu kuurai lewat cerita ke dia,” ungkap Migi. Sedangkan Wishnu menyebut Migi sebagai pelangi. Ia tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada desain-desain Migi yang selalu menghadirkan spektrum warna segar, eksperimental, dan emosional.
“Migi itu bagai pelangi yang datang setelah badai, tapi selalu membawa warna dan harapan. Karyanya bukan sekadar estetika, tapi punya pesan yang dalam,” ujar Wishnu.
Kreativitas mereka tidak berhenti di panggung peragaan busana. Wishnu, yang telah lama terlibat sebagai stylist dan creative consultant di dunia entertainment, memperkenalkan Migi pada dunia produksi konten visual.
Bersama-sama, mereka mulai menggarap proyek lintas disiplin: mulai dari fashion film, editorial photoshoot, hingga produksi acara digital. Kolaborasi mereka mencerminkan semangat baru generasi kreatif Indonesia yang tak membatasi diri pada satu bidang semata. Migi dan Wishnu meyakini bahwa fashion bukan hanya soal busana, tapi juga cara menyampaikan cerita.
Kisah mereka bukan hanya tentang kolaborasi dua insan kreatif, tetapi juga tentang keberanian untuk menyuarakan ekspresi personal dalam dunia yang serba cepat berubah. Lewat karya mereka, Migi dan Wishnu menyampaikan pesan penting: bahwa warna, cerita, dan keberagaman adalah kekuatan.
Saat ini, Migi dan Wishnu tengah mempersiapkan sebuah proyek bersama yang akan diluncurkan dalam bentuk fashion film pendek berjudul ‘Afterlight’ sebuah eksplorasi visual tentang identitas, transisi, dan kebebasan berekspresi. (jo)







Komentar