oleh

Undangan Ajakan Demo Ke Satpas SIM Cuma Fitnah

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menegaskan Polri akan menggerakan tim Saber Pungli di pusat maupun daerah pada sektor pelayanan publik seperti sertifikat, SIM, buku, perizinan kapal, hak cipta dan paten.

Anehnya, pada Minggu(21/7) beredar undangan berantai ajakan demo pada Senin(22/7) secara berantai lewat WA yang mengatasnamakan dari SEMMI Jakarta Raya di Satpas SIM Jl. Daan Mogot Jakbar.

Undangan yang disertai dengan nomor HP korlap viral sehari sebelumnya. Isinya, mereka menuntut agar dirlantas Polda Metro Jaya dan Kasi SIM dicopot dari jabatannya. Karena membiarkan pungutan liar di pelayanan masyarakat

Namun gertakan dari surat berantai tersebut cuma ajakan belaka, faktanya sejumlah wartawan yang sudah menunggu di lokasi sesuai undangan dari yang mengaku kelompok peduli masyarakat itu tak nongol.

Sejumlah wartawan yang mencoba konfirmasi ke nomor korlap tak dibalas, padahal sebelumnya memastikan demo sesuai rencana. “Ah mereka cuma menggertak dan memfitnah Polri, yang sudah bebenah ke dalam,” ungkap seorang wartawan.

Diwartakan sebelumnya, dalam keterangannya Tito mengancam akan menindak Kapolda dan kepolisian yang tidak menjalankan operasi memberantas Pungli. “Saya minta semua Kapolda serius, karena ini perintah presiden, bukan saya,” tegas Kapolri, menyebut ada teguran I dan II bila Kapolda gagal menjalankan operasi Saber Pungli.

Tito menyebut di Mabes Polri masih banyak stok. “Masih banyak Kombes. Mereka juga ingin berprestasi,” tegas Kapolri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *