oleh

Tim DVI Forensik Mabes Polri Autopsi Jenazah OR, Ditemukan Bukti Persetubuhan

POSKOTA.CO – Tim DVI Forensik Mabes Polri akhirnya membongkar makam OR,16, remaja asal Pagedangan yang tewas setelah satu bulan lalu atau April 2020 secara bergiliran diperkosa oleh sekelompok pemuda di sebuah rumah di Kampung Cihuni, Pagedangan.

“Betul tadi siang tim DVI Forensik Mabes Polri melakukan pembongkaran makam untuk melakukan otopsi atau pemeriksaan lebih jauh terhadap jenazah OR di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Tanjung Priyang, Serpong Utara,” kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan didampingi Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Muharam Wibisono dan Kapolsek Pagedangan AKP Efri, Kamis malam (18/6/2020).

Hasil auptosi di TPBU Tanjung Priyang masih menunggu waktu sekitar 14 hari mendatang, namun hasil sementara di lokasi dipastikan bahwa korban OR sempat menjadi korban pemerkosaan sekitar April 2020, yang kemudian selama satu bulan lebih mendapatkan perawatan di rumah sakit karena dicekokin obat yang akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (11/6/2020).

“Hasil resminya memang menunggu 14 hari, namun memang tadi ada beberapa hal yang sudah ditemukan seperti adanya bekas persetubuhan di tubuh korban,” ujar Kapolres Tangsel seraya menambahkan, untuk dugaan lainnya terkait kematian korban, belum dapat dipastikan secara resmi, karena harus menunggu dari laboratorium maupun dari hasil medis yang dilakukan.

Selain melakukan autopsi kepada jenazah OR di TPBU Tanjung Priyang, imbuh AKBP Iman, pihaknya juga berhasil menahan satu orang lagi pelaku dari sebelumnya tujuh orang yang diduga melakukan aksi pemerkosaan dengan cara memberikan obat keras kemudian secara bergiliran melakukan aksi pemerkosaan.

“Jadi ada delapan pelaku yang telah diketahui melakukan aksi pemerkosaan. Enam pelaku berhasil diamankan, dan dua pelaku masih dalam pengejaran petugas,” jelasnya.

“Dari enam pelaku yang diamankan ternyata ada dua orang pelaku yang merupakan kakak beradik,” pungkas AKBP Imam. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *