JAKARTA–Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beserta sebuah ember diduga berisi uang di Jakarta, Jumat (16/10/2026), pagi. Bupati itu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) betsama 19 pihak lain pada Kamis (15/10/2026).
Bupati Hamenang terlihat mengenakan masker, jaket dan topi berwarna hitam. Ia orang pertama yang tiba di Gedung Merah Putih KPK dari Klaten, Jawa Tengah (Jateng).
Sembilan orang lainnya turut dibawa dari Klaten ke Jakarta, salah satunya Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah. Petugas juga terlihat membopong sebuah ember plastik berwarna biru bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”.
Dikatakan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo bahwa ember itu diduga digunakan Bupati Hamenang untuk menampung atau menyimpan uang yang berkaitan dengan dugaan korupsi. “Barang bukti yang diamankan ada uang tunai senilai sekitar Rp1,9 miliar,” ujar Budi Prasetyo.
Ember tersebut ikut diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan Buoati Klaten bersama pihak lainnya. Ember itu diduga digunakan bupati untuk menampung uang diduga hasil kejahatan.
Dari 19 orang yang diamankan di wilayah Klaten, sembilan orang dibawa ke Jakarta dan satu diantaranya Bupati Klaten. Satu orang diamankan di Jakarta sehingga total 10 orang kini diperiksa di Gedung Merah Putih KPK Jakarta. KPK telah meningkatkan perkara ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan.(Omi/fs)







Komentar