oleh

Tim Densus 88 Anti Teror Mulai Menyelidiki Kasus Penikaman Syekh Ali Jaber

POSKOTA.CO – Selain Menteri Koordinator Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Mahfud MD meminta agar aparat keamanan Lampung membongkar jaringan dan motif pelaku, tim Densus 88 anti teror kini mulai menyidik pelaku penikaman Dai kondang, Syekh Ali Jaber.

Penyidik dari Densus untuk menyingkap di balik peristiwa. Artinya, apakah pelaku dari kelompok garis keras apakah hanya spontanitas karena terpapar ajaran yang menyesatkan.

“Pelaku penusukan adalah musuh kedamaian dan perusak kebersatuan yang memushi Ulama sehingga harus diadili secara fair dan terbuka serta dibongkar jaringan-jaringannya yang mungkin ada di belakangnya,” jelas Mahfud seperti tertulis dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (13/9).

Diwartakan, Pendakwah Syekh Ali Jaber ditusuk saat mengisi sebuah acara di Bandar Lampung, Lampung. Ali mengalami luka di lengannya karena serangan senjata tajam. Polisi menyebut penusuk Dai kondang, Syekh Ali Jaber adalah pemuda warga setempat berinisial AR (26).

Lebih lanjut, Mahfud pun menginstruksikan agar aparat keamanan Lampung supaya segera mengumumkan identitas pelaku, dugaan motif tindakan, dan menjamin bahwa proses hukum akan dilaksanakan secara adil dan terbuka.

Mahfud memuji peranan Syekh Ali Jaber yang kerap membantu pemerintahdalam amar makruf nahi munkar dalam kerangka Islam rahmatan lil alamiin, Islam sebagai rahmat dan sumber kedamaian di dunia, Islam wasathiyyah.
Lihat juga: Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Pemuda Warga Sekitar

“Selama ini beliau selalu berdakwah sekaligus membantu satgas Covid-19 dan BNPB untuk menyadarkan umat agar melakukan sholat di rumah pada awal-awal peristiwa Corona,” tuturnya.(oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *