POSKOTA.CO – Sekelompok mahasiswa dari Jaringan Aktivis Indonesia dan Aliansi Mahasiswa Lingkar Nusantara menggelar aksi berbagi makanan berbuka puasa kepada pengguna jalan di depan Gedung DPR/MPR Senayan pada Selasa (5/4/2022) sore.
Sembari membagikan makanan berbuka puasa, para mahasiswa juga membentangkan spanduk yang berisikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa dan meminta doa kepada para pengguna jalan agar Tan Paulin, orang yang namanya sempat disebut-sebut sebagai ratu mafia batubara di Kalimantan Timur segera ditangkap.
Koordinator lapangan Donny Manurung menjelaskan, aksi ini mereka gelar dalam rangka memberitahukan kepada masyarakat umum bahwa di tengah-tengah bulan suci Ramadan ini pun, mafia pertambangan batubara seperti Tan Paulin ini masih tetap beroperasi dan pihaknya pun meminta doa dari masyarakat agar mafia-mafia seperti ini bisa segera ditangkap.
“Kami sudah melakukan unjuk rasa berbulan-bulan di depan Gedung DPR ini, sampai bulan puasa ini pun belum ada respons yang baik, makanya bulan puasa ini pun kami tetap konsisten berjuang, hari ini kami bagikan takjil kepada masyarakat umum, untuk mengingatkan dan meminta doa, agar Tan Paulin sang ratu koridor, mafia batubara segera ditangkap,” ungkap Donny, dalam keterangannya.
Selain itu Donny juga mengungkapkan, tuntutan mereka kepada DPR masih sama. Mereka meminta agar DPR khususnya Komisi III dan Komisi VII segera bergerak membentuk panja khusus (pansus) untuk menyelidiki kasus ratu koridor ini. “Kami tetap konsisten dengan tuntutan kami, kiranya bapak dan ibu dewan segera peka, jangan tuli dan bungkam dengan kasus seperti ini. Padahal awalnya juga mereka yang sebut nama ratu koridor Tan Paulin ini,” pungkasnya. (*/fatar)







Komentar