oleh

Pandemi Covid-19, Perampokan, Begal dan Tawuran di Jabodetabek Meningkat

POSKOTA.C0 – Tindakan kriminalitas di masa pandemi Covid-19 atau penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek meningkat.

Bahkan ada satu kelompok perampok, sejak pandemi corona mereka telah melakukan 11 kali aksi merampok di minimarket.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, beberapa jenis tindak kriminalitas yang meningkat seperti perampokan minimarket, begal dan tawuran.

“Sebelumnya perampokan minimarket jadi yang paling menonjol, sekarang meningkat ke kejahatan begal dan tawuran,” tutur Yusri, Minggu (26/4).

Upaya Polda Metro Jaya mengurangi begal dan aksi kejatahan lainnya antara lain dengan membentuk tim Satgas Antibegal.

komplotan perampok yang meningkat di masa pandemi corona (ist)

Yusri menambahkan, untuk jam rawan tindakan kriminalitas begal terjadi pada pukul 12.00 hingga 04.00. Saat ini polisi terus menggencarkan patroli besar di jam rawan tersebut.

“Saya mengimbau kepada masyarakat dalam situasi seperti saat ini banyak jalan dan tempat yang sepi. Jangan berjalan sendiri, jangan membawa barang-barang yang memancing pelaku bertindak pidana,” pinta Yusri.

Dia menambahkan tindakan kriminalitas tawuran, yang banyak terjadi di Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

Adapun modus para pelaku yakni menggunakan media sosial untuk ajang saling tantang dan janjian menentukan lokasi tawuran.

Beberapa provokator tawuran dikatakan Yusri telah diamankan oleh tim khusus yang sudah dibentuk.Bahkan daerah rawan tawuran telah dipetakan.

Untuk tindakan perampokan minimarket biasanya pelaku mengincar yang berlokasi di daerah sepi.Salah satu perampokan minimarket yang terjadi saat pandemi corona, dilakukan oleh satu komplotan di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Mereka yang sudah ditangkap, komplotannya mengaku sudah melakukan pencurian di 11 minimarket saat PSBB akibat corona diberlakukan. (r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *