oleh

Kapolsek Batu Ceper Bantah Anggotanya Terlibat Narkoba

POSKOTA.CO – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batu Ceper Kompol David Purba membantah ada anggotanya duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang karena terlibat kasus narkoba jenis sabu.

“Bukan anggota Polsek Batu Ceper, anggota saya bebas narkoba,” katanya kepada POSKOTA.CO, Selasa (9/3/2021).

Menurut David, dua oknum polisi yang dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tangerang selama enam dan tujuh tahun penjara tersebut berasal dari polsek lain di jajaran Polres Metro Tangerang. “Itu anggota Polsek Benda sama Ciledug,” singkatnya.

Terpisah, Abel Marbun, kuasa hukum terdakwa saat dikonfirmasi membenarkan kliennya berinisal SLI dan AR adalah oknum polisi. Berbeda dengan keterangan Kompol David Purba, Abel menjelaskan, bahwa salah satu anggota yang duduk di kursi pesakitan PN Tangerang karena terlibat narkoba adalah anggota Polsek Batu Ceper. “Ya betul, SLI dari Polsek Ciledug dan AR dari Polsek Batu Ceper,” ucap Abel.

Abel menambahkan, sidang kasus narkoba yang melibatkan dua oknum polisi di Tangerang akan kembali digelar pada Senin (15/3/2021) mendatang. “Sidang pekan depan agenda putusan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Tangerang menuntut dua oknum polisi (diberitakan dua anggota Polsek Batu Ceper) berinisial AR dan SLI dengan pidana penjara enam dan tujuh tahun. Keduanya terbukti menggunakan narkotika jenis sabu.

Selain dua terdakwa oknum polisi itu, terdakwa lainnya berinisial SYL dan RZ yang merupakan warga sipil, juga dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana penjara.

“Satu anggota polisi berinisial AR dituntut enam tahun penjara. Sedangkan tiga lainnya dituntut tujuh tahun penjara,” ungkap Kasi Pidum Kejari Kota Tangerang Dapot Dariarma.

Soal AR lebih ringan dalam tuntutan, kata Dapot, karena terduga terdakwa itu hanya pemakai, sedangkan tiga lainnya dikenakan Pasal 114 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Barang bukti yang paling banyak ditemukan pada SLI,” tukas Dapot. (imam)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *