oleh

John Kei dengan Nus Kei Saling Tantang di WhatsApp

POSKOTA.CO – Keributan antara kelompok John Kei dengan Nus Kei dipicu dari saling menantang.

Keributan diwarnai pembacokan dan penembakan di Cluster Australia Green Lake City, Kota Tangerang, yang menewaskan satu orang di Cengkareng membuat sibuk petugas kepolisian.

Berakibat John Kie  kini harus berurusan dan kembali ditangkap pada Minggu tengah malam 21 Juni 2020 bersama puluhan anggotanya di rumahnya di  Bekasi.

Padahal John Kei, narapidana pembunuhan 14 tahun bui itu, baru saja menghirup udara bebas setelah mendapat asimilasi.

Nus Kei dalam keterangan kepada polisi menyebutkan kejadian tersebut berawal dari permasalahan pribadi antara dirinya dan John Kei.

Dua hari sebelumnya Jumat 19 Juni 2020, mereka berdua saling berkomunikasi melalui Whats Aps dengan kata-kata saling menantang. Padahal mereka memiiki hubungan kekerabatan.

Saat ini kasus tersebut ditangani Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Adapun kronologi diawali  penganiayaan dilakukan Kelompok John Kei terhadap kelompok Nus Kei di Kosambi Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat pada Ahad 21 Juni 2020.

Pada peristiwa itu Yustus Dorwing Rahakbau 45 tahun tewas.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 11.30 atau selang satu jam dengan peristiwa di Cluster Australia pada Ahad pukul 12.30.

Jarak antar dua lokasi itu tak lebih dari lima kilometer.

Adapun korban lain, Angki Rumatora (38) mengalami luka bacok pada jari tangan.

Usai melakukan aksi pembacokan di Cengkareng, para pelaku menuju rumah Nus Kei.

Rombongan yang berjumlah sakitar 15 orang ini dan menggunakan tiga mobil, salah satunya  sempat menodongkan pistol kepada penjaga Cluster Australia menggunakan penutup muka.

Usai melakukan perusakan rumah Nus Kei, pelaku melarikan diri dengan menabrak gerbang Cluster Australia serta membuang tembakan sebanyak kurang lebih tujuh kali hingga mengenai pengemudi ojek online yang kini masih dirawat di rumah sakit akibat jempol kaki terkena peluru nyasar.

Korban lainnya anggota sekuriti, Aji Nugroho tertabrak oleh pelaku saat mencoba menghadang rombongan yang akan keluar kompleks.

Para pelaku juga merusak  tiga kendaraan yang di parkir di Cluster Australia. (r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *