POSKOTA.CO-Agar ekonomi nasional segera bisa dipulihkan, pemerintah diharapkan dapat lebih keras mendorong kinerja sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Pasalnya dampak pandemi Covid-19 sangat signifikan terhadap peningkatan kemiskinan dan penurunan kinerja ekonomi kerakyatan yang mencakup mayoritas masyarakat menengah kebawah.
“Pemerintah sebaiknya memprioritaskan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah guna meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat sehingga ekonomi dapat terus berputar,” kata Pengamat Ekonomi dan Sosial yang juga mantan Wakil Rektor Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Dr. Ade Soeharsono, SE, MM, SH, MH, MSi.
Menurut Ade, pemerintah telah meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Diantaranya dengan memberikan subsidi bunga bagi puluhan juta rekening UMKM dengan dana hingga puluhan triliun.
Namun dalam kenyataannya di lapangan sampai saat ini dana tersebut banyak yang belum tersalurkan secara optimal. Hal ini menyebabkan program pemulihan perekonomian nasional belum seperti yang diharapkan.
“Dengan kondisi semacam ini tentu akan sangat berat jika pemerintah menargetkan bahwa tahun 2021 ekonomi nasional bisa kembali dipulihkan,” tambahnya.
Selain pemerintah, Ade juga berharap kepada para penyalur dana bersubsidi UMKM baik di lembaga pembiayaan, perbankan, maupun lembaga lain agar turut mendorong realisasi kebijakan pemerintah tersebut. Misalnya dengan memberikan kemudahan penyaluran pembiayaan serta restrukturisasi kredit bagi UMKM.
“Penyaluran dana bersubsidi bagi UMKM dari program PEN perlu lebih kuat didorong agar efektivitas penyaluran pembiayaannya untuk modal usaha mikro dan kecil tersebut bisa lebih dioptimalkan,” tambahnya.
Diakui ini merupakan pekerjaan besar yang perlu didukung semua pihak. Pasalnya jika langkah ini dapat menghidupkan kembali usaha mikro kecil dan menengah maka tingkat daya beli masyarakat bisa ditingkatkan dan pengangguran yang saat ini cukup tinggi bisa segera dikurangi.
Sedangkan bagi sektor perbankan dan lembaga keuangan lainnya diharapkan bisa memberikan perhatian khusus dan menciptakan inovasi-inovasi dan upaya kreatif guna menyelamatkan UMKM. Pasalnya sektor ini menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja yang tentunya jika upaya tersebut berhasil, maka akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan rakyat. (*/fs)







Komentar