oleh

Nestlé DANCOW Persembahkan 15 Dongeng Indonesia untuk Stimulasi Perkembangan Karakter

POSKOTA.CO-Mendongeng memiliki banyak manfaat bagi  Si  Buah Hati,  diantaranya dapat membantu anak memperkaya kosa  kata,  meningkatkan  rasa  percaya diri,  dan membantu mempelajari bahan bacaan  yang  lebih sulit.  Studi menunjukkan adanya korelasi mendongeng dengan pembentukan nilai moral  dan karakter.

Melalui dongeng Bunda dan  Ayah memberikan afirmasi positif nilai-nilai kehidupan, yang membantu memastikan tumbuh kembang anak yang optimal. Berkomitmen untuk mendukung Bunda dan Ayah guna memastikan tumbuh kembang optimal Si Buah Hati, Nestlé DANCOW hadirkan kembali Dongeng Aku dan Kau dengan tema“Indonesia Mendongeng” yang mengangkat dongeng asli Indonesia yang kaya dengan nilai-nilai budaya Indonesia yang penting untuk diperkenalkan kepada Si Buah Hati sejak usia dini.

“Sebagai ahli tumbuh kembang Toddler dan Pra sekolah, Nestlé DANCOW percaya bahwa stimulasi sejak dini sangatlah penting, dan mendongeng kepada Si Buah Hati memberikan manfaat positif bagi kemampuan kogntif, Bahasa, emosional, dan perilaku sosial Si Buah Hati. Karenanya, kami kembali menghadirkan Dongeng Aku dan Kau dengan dongeng-dongeng asli Indonesia yang sangat disukai anak-anak seperti Kancil dan Kerbau, Pangeran Palasara dan Kluntung Waluh.  Melalui 15 cerita dongeng asli Indonesia ini, kami mengajak para orang tua untuk lebih aktif lagi membacakan dongeng kepada Si Buah Hari untuk mempererat hubungan emosi, memberikan stimulasi, serta menjadi kandongeng Indonesia sebagai tradisi tak ternilai bagi Bunda/Ayah dan Si Buah Hati,” kata Lydia Sahertian, selaku Brand Manager DANCOW Nutritods dalam konferensi pers virtual, Kamis (02/08/2021).

Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis menjelaskan, mendongeng adalah kegiatan stimulasi tepat dan asik untuk mengoptimalkan seluruh dimensi tumbuh kembang Si Buah Hati. Membacakan dongeng rakyat Indonesia juga akan membantu Si Buah Hati mengenal dan mengapresiasi budaya kita, ia akan belajar tentang nilai-nilai moral serta karakter positif seperti keberanian, kasih sayang, dan kepedulian. Mendongeng jadi momen menyenangkan bersama Bunda Ayah yang akan ia kenang sampai usia dewasanya nanti.”

Kegiatan ini pun mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Dr. Muhammad Hasbi, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbudristek RI, menuturkan “Kami senang dan menyambut baik Program DANCOW Dongeng Aku dan Kau: Indonesia Mendongeng ini yang sejalan dengan visi-misi Kemendikbudristek, khususnya Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang bercita-cita agar setiap anak Indonesia berkesempatan mendengarkan cerita dongeng. Kemendikbudristek pun terus mendorong peningkatan kompetensimen dongeng untuk guru (PAUD) dan orang tua.”

Pendongeng dan pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Ariyo Zidni menuturkan “Dongeng rakyat Indonesia mengajarkan nilai-nilaikejujuran, kerajinan, gotongroyong, berbuatbaikdanmenolong orang lain, yang dapat membantu Si Buah Hati dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari. Kisah dongeng Pangeran Palasara misalnya, dapat mengajarkan Si Buah Hati tentang pentingnya berbesar hati dan berbuat baik pada sesama.”

Kemampuan anak untuk berimajinasi dan memecahkan masalah umumnya muncul pada usia 18-24 bulan (Colson et al., 1997). Memasuki masa Toddler dan Prasekolah (3-6 tahun), kemampuan kognitif, bahasa, emosional dan perilaku social anak mengalami perkembangan pesat serta menjadi fondasi perkembangan kognitif (Rosales et al., 2009). Agar stimulasi yang diberikan melalui mendongeng dapat diterima anak secara maksimal, orang tuajugaperlu memperhatikan kebutuhan nutrisi serta aktivitas Si Buah Hati dan lingkungan penuh cinta dari Bunda dan Ayah.

“Dengan membeli Nestlé DANCOW 1+/3+/5+ Nutritods ukuran 800 gr atau 1 kg semua varian (bertanda khusus), orang tua bias mendapatkan buku Dongeng Aku dan Kau secara gratis. Berbagai kegiatan Indonesia mendongeng akan didukung berbagai keseruan secara digital diantaranya mewarnai karakter via website DANCOW, tepatnya www.dancow.co.id/dpc/dongengakudankau”, tutup Lydia. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *