oleh

Hutama Karya Terus Menyalurkan CSR Melalui HK Peduli

POSKOTA.CO-Tak hanya membangun infrastruktur, namun Hutama Karya juga memastikan perusahaan optimal dalam menyalurkan berbagai bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dikelolanya. Dalam pelaksanaan program CSR, perusahaan berpatokan pada triple bottom line pilar yakni people, profit, dan planet. Program-program CSR yang dijalankan oleh Hutama Karya sebagian besar bersentuhan dengan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat sekitar, dan tentu saja ikut berkontribusi terhadap kemajuan bisnis perseroan.

“Dalam rangkaian perayaan hari ulang tahun Hutama Karya, kami mengadakan HK Peduli di lingkungan unit bisnis dan proyek Hutama Karya hingga anak perusahaan kami,” kata Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, Kamis (08/04/2021).

Tidak hanya kepada siswa, HK Peduli juga membagikan laptop kepada guru yang terdampak pembelajaran online akibat pandemi Covid-19

Menurut Budi Harto, pada hari Sabtu (27/03) dan Minggu (28/03), Hutama Karya secara serentak membagikan bantuan berupa laptop kepada masyarakat sekitar JTTS yang mengalami dampak pembelajaran online akibat pandemi Covid-19. Tak kurang 100 laptop di bagikan perusahaan ke 10 ruas JTTS yang dianggap krusial untuk menerima bantuan, diantara yaitu Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang –Kayu Agung, Ruas Palembang–Indralaya, Ruas Indralaya–Prabumulih, Ruas Medan–Binjai, Ruas Pekanbaru–Dumai, Ruas Pekanbaru–Bangkinang, Ruas Padang–Sicincin, Ruas Bengkulu–Taba Penanjung, dan RuasSigli –Banda Aceh. Terakhir, Hutama Karya juga turut andil dalam mengembangkan potensi masyarakat melalui berbagai kegiatan lainnya seperti Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kampung Milenial BUMN dan pemberian beasiswa.

Selain itu melalui HK Peduli Bencana Alam, perusahaannya memberikan sejumlah bantuan sembako atau pun membantu proses evakuasi terhadap korban bencana alam yang sempat terjadi di awal 2021 lalu. Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya bekerja sama dengan tim Satgas Bencana Alam serta Anak Perusahaan dengan membantu proses evakuasi korban dan bangunan menggunakan alat berat seperti excavator atau pun menyalurkan berbagai bantuan berupa keperluan kebutuhan pokok/sembako berupa beras, selimut, mie instan, kue, roti dan obat-obatan kepada para korban atau tenaga kerja proyek Hutama Karya yang terdampak bencana alam.

Hingga saat ini, kegiatan HK Peduli Bencana Alam telah dilakukan di beberapa kota yang terdampak bencana alam diantaranya yaitu gempa bumi di Majene, Mamuju–Sulawesi Barat serta banjir yang terjadi di beberapa daerah seperti Kalimantan Selatan, Manado, Kabupaten Pidie–Aceh, Kabupaten Nganjuk–Jawa Timur dan Kelurahan Cipinang Melayu –DKI Jakarta. Selain HK Peduli Bencana Alam, perusahaan juga melaksanakan kegiatan HK Peduli Pendidikan.

Hutama juga memiliki program Giat Lestari Populasi Gajah Balareja di sekitar Underpass Perlintasan Gajah (UPG) pada Jalan Tol Pekanbaru–Dumai. Dalam 1 tahun terakhir, Hutama Karya mencatat telah menyalurkan anggaran sebesar 38 Miliar Rupiah untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya.

Kilas balik 60 tahun berkarya

Sebelum dikenal seperti saat ini, Hutama Karya dulunya merupakan perusahaan yang berpusat di Belanda bernama Hollandsche Beton Matschappij yang kemudian dinasionalisasi oleh pemerintah sehingga menjadi PN (Perusahaan Negara) pada tahun 1961. Pada masa ini, PN Hutama Karya menyukseskan pembangunan infrastruktur yang menjadi ikon terkenal di Indonesia seperti Gedung DPR/MPR RI, bersama dengan pembangunan Jembatan Ampera dan Monumen Patung Pancoran. Tahun 1973, status PN mulai ditinggalkan Hutama Karya, dan status Perusahaan Terbatas mulai disandang perusahaan menjadi PT Hutama Karya (Persero).

Kualitas dan mutu produk Hutama Karya mulai dikenal secara internasional setelah mendapat sertifikasi ISO 9002:1994, OHSAS 18001:1999. Semenjak itu, Hutama Karya mulai menggarap proyek-proyek sektor swasta, seperti Bakrie Tower dan Apartemen, serta mendirikan tiga anak usaha yakni HK Realtindo, Hakaaston, dan Hakapole sebagai expansi bisnis perusahaan. Pada tahun 2014, Hutama Karya menerima amanah dari Pemerintah untuk membangun dan mengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menjadi stepping point transformasi perusahaan, dari pemasok kebutuhan konstruksi menjadi perusahaan pengembang infrastruktur. Hingga saat ini, Hutama Karya masih memegang visi #IMVID dengan berbagai lini usaha, seperti pengembangan jalan tol, operasi dan pemeliharaan jalan tol, jasa konstruksi dan EPC (Engineering, Procurement, and Construction), pengembangan properti, serta manufaktur. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *