POSKOTA.CO – Intruksi Presiden Joko Widodo untuk menangguhkan atau melonggarkan kredit yang dimiliki debitur (Ojeg, UMKM, Perbankan) selama satu tahun ditengah merebaknya virus Corona (covid-19) masih belum efektif.
Pasalnya sejumlah Deb Colector leasing mengaku belum mendapatkan tugas untuk mengikuti intruksi presiden dari kantornya untuk tidak melakukan penagihan kepada sejumlah debitur yang menunggak angsuran.
Kepada Tim awak media POSKOTA.CO salah satu Deb Colector yang enggan menyebutkan namanya mengatakan saat melakukan penagihan angsuran kredit kendaraan bermotor kepada salah satu Debitur ber inisial (IH) di diwilayah Kabupaten Cirebon Jawa Barat, Minggu (29/03).
“Kami hanya melakukan tugas dalam pekerjaan, walaupun ada intruksi presiden untuk melakukan penangguhan dan kelonggaran selama satu tahun kepada debitur tetapi kami belum mendapatkan arahan baik dari kantor maupun pimpinan kepala cabang,” Paparnya.
“yang kami pahami dalam situasi sekarang ini, di tengah kecemasan masyarakat akan merebaknya Virus Corona tentunya banyak yang kehilangan pekerjaan atau penghasilannya karena anjuran untuk Social Distancing sehingga berdampak terhadap angsuran atau cicilan pinjaman, kreditan dan lainya,” Ujarnya.
“Kalau belum mendapatkan perintah dari kantor, kami bekerja hanya mengikuti aturan dari kantor dimana kami bekerja yang penting kami melakukan penagihan ini secara baik-baik dan tidak memaksa apalagi dengan kasar membentak-bentak debitur,” pungkasnya.
Sementara dari pengakuan salah satu debitur (IH) kepada awak media POSKOTA.CO keterlambatan angsuran yang dimilikinya kepada salah satu perusahaan leasing dikarenakan dirinya saat ini sudah tidak lagi bekerja.
“Saya mengaku bahwa saya memang punya sangkutan cicilan kendaraan bermotor yang baru satu bulan saya angsur, namun ini bukan suatu kesengajaan karena setelah saya kredit kendaraan tersebut istri saya sakit sampai di rawat inap di rumah sakit,” Jelasnya.
Masih menurut (IH), masa-masa yang sulit bagi keluarganya, kini ditambah dengan adanya wabah Virus Corona yang merebak sehingga membuat semakin sulitnya saya mencari uang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dan cicilan yang saya punya saat kini,” Keluhnya.(Wahy/Manf)







Komentar