oleh

Seorang Pedagang PGC Protes saat Diberi Imbauan PSBB

POSKOTA.CO – Seorang pedagang busana muslim di Pusat Grosir Cirebon (PGC) melakukan perlawanan dengan melontarkan protes keras kepada petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Dishub di saat tim memberikan imbauan kepada pemilik toko untuk segera menutup sementara tempat usahanya, padahal PSBB yang diterapkan di Kota Cirebon telah berlangsung selama empat hari, Sabtu (9/05/2020).

Wanita yang kemudian disapa Nur ini meminta agar tempat usaha yang dimilikinya bisa tetap buka, bahkan wanita paruh baya itu tak segan-segan memarahi petugas, meluapkan amarahnya. Sebab, ia tidak terima jika tokonya harus ditutup.

“Apa kompensasi untuk kami, kami enggak bisa pulang ke Padang, kami hanya pedagang kecil, bukan narkoba yang kami jual, yang kami jual perlengkapan ibadah,” Ujarnya sambil meneteskan air mata.

Dikatakan Nuranindiah, Wali Kota Cirebon Drs H Narshrudin Azis SH di hari sebelumnya, Jumat (8/5/2020) sudah memberikan solusi dan akan mempertimbangkan kembali.

“Bapak Wali Kota kemarin sudah memberikan solusi akan dipertimbangkan, kenapa sekarang tiba-tiba kami dikasih kertas dan diminta tutup. Ini berarti bukan solusi bapak,” jelasnya.

Dirinya berharap, Pemkot Cirebon bisa memberikan keringanan kepada para pedagang agar tetap bisa berjualan. “Ini berarti memiskinan kami rakyat kecil, kami tidak dapat apa-apa, kompensasi dari PGC pun enggak ada,” tambahnya.

“Kenapa harus ditutup. Kenapa Pak Wali Kota mencurangi kami, kemarin sidaknya hanya untuk jaga jarak. Kami tidak dikasih peringatan untuk ditutup,” akunya.

Di tempat yang sama, Kasatpol PP Kota Cirebon Drs Andi Armawan mengatakan, protes yang dilakukan warga kepada petugas sebagai bentuk kewajaran. Sebab, mereka merasa aktivitas perekonomiannya dibatasi selama PSBB.

“Perlu diingatkan bahwa kami melaksanakan kegiatan ini juga untuk masyarakat. Kalau kita biarkan, sebentar lagi masuk akhir bulan puasa, dan banyak orang yang berkunjung ini akan menyebabkan kerumunan. Kita tidak tahu sebaran virus ini bagaimana,” terang Andi. (zip/wahydn)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *