oleh

Ribuan Massa Mulai Anarkis Tolak 238 WNI Wuhan di Karantina di Natuna

-Daerah-121 views

POSKOTA.CO – Menolak 238 WNI dari Wuhan Tiongkok di karantina di Natuna, ribuan massa turun ke jalan hingga membuat kerusuhan di akses jalan gerbang menuju Bandara Raden Sadjad, Ranai, Kabupaten Natuna, Minggu (2/2/2020).

Massa yang menolak WNI dari Wuhan ini  terlibat aksi dorong-dorongan dengan aparat menjelang tibanya WNI evakuasi Wuhan dari Batam menuju daerah mereka.

Kendati Menkes memastikan para WNI yang dijemput dari Wuhan dalam kondisi sehat, namun warga tetap menolak proses karantina dilakukan di Natuna.

Aksi penolakan sudah terjadi sejak Sabtu (1/1/2020) setelah kabar Natuna dijadikan lokasi observasi selama 14 hari.

Bahkan massa membakar ban bekas sambil menyorakkan penolakan kedatangan ratusan WNI Wuhan.

Warga Natuna kecewa atas sikap pemerintah pusat yang tiba-tiba mengambil kebijakan ini, mereka juga kecewa dengan Bupati Natuna yang hingga saat ini tidak berada di Natuna.

“Kenapa harus Natuna? Kalau memang tidak sakit dan sudah sehat, kenapa nggak pulang ke rumah mereka  langsung. Berarti ini ada kemungkinan masih bisa tertular, makanya dibawa ke Natuna untuk observasi,” tukas seorang pendemo.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti mengatakan warga syok mendengar kabar dari pemerintah pusat daerahnya akan dijadikan tempat karantina 238 WNI Wuhan. “Mayarkat sini dibayangi ganasnya virus Corona yang santer diberitakan di televise,” ujarnya.

Bahkan, katnya,  Pemda Natuna tidak pernah diajak pembahasan dari pemerintah pusat soal rencana tersebut. Mereja justru mengetahui dari surat kabar dan video yang beredar.

Pemerintah pusat sebelumnya sudah menyiapkan hanggar Lanud Raden Sadjad Natuna sebagai lokasi observasi selama masa inkubasi yang dilakukan terhadap WNI sebelum mereka dinyatakan 100 persen aman dari virus Corona. Tenaga medis dan psikis sudah diturunkan Kemenkes ke Natuna. (r)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *