JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku Utara ke-26 Tahun, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara mengadakan baksos operasi katarak gratis bagi 250 penderita katarak di wilayah Ternate, Maluku Utara dan sekitarnya di RSID dr H. Chasan Boesorie. Bantuan operasi katarak senilai total Rp650 juta tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur PT Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr. Julys Giscard Kroons, pada Jumat, (10/10).
Hadir ikut menyaksikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman, Walikota Tidore yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Tidore Kepulauan, Asis Hadad, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Pusat yang diwakili oleh Koordinator Operasional Seksi Penanggulangan Buta Katarak, dr. Dyana Theresia Watania, Sp.M(K), dan para pejabat terkait lainnya.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan bahwa pelaksanaan operasi katarak gratis ini adalah merupakan bagian dari komitmen Sido Muncul untuk membantu mengurangi jumlah angka penderita katarak di Indonesia yang terus bertambah setiap tahunnya.
“Sejak tahun 2011, Sido Muncul bekerjasama dengan Perdami telah mengoperasi lebih dari 57.000 mata di seluruh Indonesia. Nanti yang akan dioperasi di RSUD dr. H. Chasan Boesorie adalah sebanyak 250 mata. Kami berharap dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, jadi berbisnis sembari berkontribusi,” ujarnya Irwan Hidayat
Dengan adanya kegiatan ini, Irwan berharap dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus menekan angka kebutaan penderita katarak khususnya di wilayah Ternate dan sekitarnya.
“Saya juga mengimbau agar masyarakat Ternate dan sekitarnya dapat menghilangkan persepsi bahwa operasi katarak adalah sesuatu yang menakutkan, karena satu-satunya cara untuk sembuh dari katarak hanya dengan operasi,” ujar Irwan Hidayat.
Menurutnya, jika seseorang sudah kehilangan penglihatan, maka 50 persen kualitas hidupnya hilang. “Apalagi masalah katarak itu banyak dan terus bertambah setiap tahunnya”, tambah Irwan Hidayat.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sherly Laos mengapresiasi kolaborasi lintas pihak, yang berhasil memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat penderita katarak.
“Menjelang HUT Pemprov Malut, kita bekerja sama dengan Perdami dan Sidomuncul menggelar bakti sosial operasi katarak. Hingga hari ini, sudah lebih dari 400 peserta yang mendaftar untuk menjalani pemeriksaan dan operasi,” ujar Sherly.
Ia menjelaskan, kegiatan operasi dilakukan di ruang operasi baru RSUD yang dilengkapi teknologi mutakhir. Satu ruangan dapat menampung empat pasien sekaligus, dan seluruh proses berjalan tertib serta efisien.
Gubernur Sherly sendiri sebelumnya telah berkunjung ke kantor Sido Muncul di Jakarta untuk membahas potensi kerja sama terutama pada sektor pengelolaan pala dan cengkeh. Selain itu juga dibahas potensi pariwisata lokal untuk diangkat dalam bentuk iklan promosi Sido Muncul.
Sebagai informasi, selain di Ternate, pada tahun 2025 ini Sido Muncul telah memberikan bantuan operasi katarak gratis kepada 644 pasien penderita katarak yang berada di Pekalongan, Sukabumi, Yogyakarta, Jonggol, Jambi, Jepara, Indramayu, dan Jatinangor.
Sido Muncul juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendukung penanggulangan gangguan penglihatan akibat katarak. Sebagai bentuk kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), Sido Muncul juga konsisten menggelar program operasi bibir sumbing gratis hingga memberikan bantuan untuk anak-anak penderita stunting di berbagai wilayah di Indonesia. (*/fs)







Komentar