oleh

Kabupaten Sinjai Sulsel Sudah Masuk Pandemi Level 3

POSKOTA.CO-Sebuah Hotel di Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang baru saja dikerjakan pada tahun 2020 lalu kini mengalami rusak, sebuah flafom sudah runtuh dan tidak difungsikan lagi. Senin (16/8/2021).

Diketahui Hotel tersebut dijadikan media center gedung isolasi Covid-19, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 daerah Kabupaten Sinjai.

Dalam pantauan Poskota.co gedung hotel tersebut tampak sangat mewah namun kondisinya rusak dan tidak difungsikan lagi.

Di dalam hotel juga tidak terlihat aktivitas apapun. Pada hal daerah Kabupaten Sinjai masuk kategori level 3 Covid-19 berdasarkan Inmendagri nomor 32 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan Kegiatan masyarakat.

Sementara, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai dan juga wakil ketua satgas penanganan covid-19 Sinjai, Budiaman mengatakan, gedung isolasi penanganan Covid-19 hotel Sinjai itu bukan tidak difungsikan, Namaun, saat ini Pasian terkonfirmasi Covid-19 cenderung di solasi mandiri masing-masing di rumahnya.

“Gedung isolasi mandiri akan tetap disiapkan untuk isolasi, tapi saat ini masih disolasi mandiri ketika ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, beberapa hari yang lalu ada pasien rencana masuk disolasi, namun sore saya cek ternyata belum ada, sementara masih ada sebelas kamar yang siap dijadikan tempat isolasi ketika ada pasien terkonfirmasi Covid-19, jadi tetap akan difungsikan,” terangnya.

Lanjut dikatakan, terkait adanya edaran inmendagri menyebutkan bahwa Kabupaten Sinjai masuk kategori level ke 3 covid-19, betul ketika Sinjai masuk level ke tiga berdasarkan asesmen kementerian kesehatan, dengan indikator yang digunakan tingkat terkonfirmasi positif, tingkat kematian, tingkat keterisian rumah sakit cenderung meningkat, itupun yang meninggal ada kecenderungan meningkat walaupun tidak terlalu tajam peningkatannya.

“Maka dari itu, terkait meninggalnya Sekretaris BPBD kemarin kebetulan terkonfirmasi positif, maka dari itu kami di BPBD melakukan sweb massal, jadi harapan saya apabila ada teman-teman di BPBD terkonfirmasi positif maka kami sarankan isolasi mandiri minimal kalau tidak dilakukan isolasi terpusat,” harapnya.

Sementara keruntuhan plafon gedung isolasi penanganan covid-19 hotel Sinjai itu akan kami cek dan koordinasikan kepada Dinas Pariwisata Sinjai.

“Kerusakan plafon hotel Sinjai itu tetap kami akan kordinasikan kepada Dinas pariwisata karena masih dalam pengelolaannya,” kata Budiaman. (Jumardi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *