oleh

Fungsi Tamkot Kuningan Dinilai Telah Bergeser, Forum CIKAL Minta Pemda Tempuh Penertiban

KUNINGAN – Koordinator Forum Civitas Independen Kajian dan Analisis Legislasi (CIKAL) Kuningan, Jawa Barat, Jejen Jendrayani SH menilai, jika fungsi taman kota (tamkot) yang berada di jantung Kota Kuningan, saat ini sudah bergeser dari tujuan awal dibangunnya tempat tersebut. Hal itu diungkapkan Jejen, melalui telepon selulernya kepada POSKOTAONLINE.COM, Minggu (5/11/2023).

Menurutnya, keberadaan sebuah taman di dalam jantung kota, idealnya merupakan wahana yang ditatakembangkan guna lebih memberikan nilai estetis atau keindahan bagi kota itu sendiri. “Penataan taman di tengah Kota Kuningan yang lebih dikenal dengan sebutan tamkot, dilakukan pemerintah daerah juga tentu salah satunya didasari dengan tujuan awal serupa itu,” terang Jejen.

Namun, sesudah tamkot ini berhasil dibangun serta ditata pihak Pemda Kuningan, ternyata sekarang masyarakat dapat langsung melihat dan menyaksikan sendiri, di tempat tersebut hampir setiap malam muncul aktivitas hiruk pikuk kerumunan orang. “Terutama malam hari, area tamkot maupun di pinggiran jalan seputaran tempat ini, telah disesaki para pedagang, baik yang berdagang hanya dengan memasang meja maupun menggunakan gerobak,” ujar Jejen.

Belum lagi. lanjut Jejen, situasi keramaian tamkot semakin bertambah, dengan kegiatan para pelaku jasa permainan anak, serta aktivitas usaha lainnya. “Kita dapat saksikan sendiri, pada malam hari taman kota sekarang sudah bukan lagi menjadi sebuah tempat yang memberikan nilai estetis bagi Kota Kuningan, melainkan menjadi ajang kerumunan orang yang cukup besar jumlahnya, serta berseraknya aktivitas para pedagang,” sindirnya.

Sehubungan itu, Jejen mengingatkan dan meminta pemerintah daerah (Pemda Kuningan-red) untuk segera melakukan penertiban terhadap aktivitas taman kota, supaya keberadaan taman kota kembali menjadi tidak melenceng dari tujuan yang sebenarnya.

Sementara itu, sebelumnya salah seorang pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar taman kota saat berbincang-bincang dengan POSKOTAONLINE.COM di lokasi, menyampaikan, jika selama ini kegiatan usahanya berjalan lancar. “Saya lancar berjualan di sini, sebab saya juga membayar sewa listrik, mengeluarkan uang buat keamanan dan juga membayar parkir gerobak dagangan,” ucap pedagang yang meminta identitasnya tidak disebut ini. (*/cep)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *