oleh

Urgensi Doa Dalam Kehidupan

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku…”(QS. Al Baqarah : 186)

SEJATINYA, tujuan berdoa adalah meningkatkan kedekatan diri kepada Allah SWT, sekaligus untuk memperbaiki diri.

Ibn Atha’illah dalam Kitabnya Al Hikam menjelaskan, “Bagaimana engkau menginginkan sesuatu yang luar biasa, padahal engkau sendiri tak mengubah dirimu dari kebiasaanmu?

Kita banyak meminta dan berharap pada Allah SWT, tetapi sibuknya meminta kadang membuat kita tak sempat menilai diri sendiri.

Padahal, kalau kita meminta (berdoa) berusaha untuk mengubah diri (ikhtiar), Allah SWT akan memberikan apa yang kita minta, karena itu hakikatnya adalah pengiring agar kita bisa mengubah diri kita”.

Sedangkan, Agus Mustafa dalam bukunya “Berdoa Ataukah Menyuruh Tuhan”, menjelaskan, ” Berdo’a adalah pengakuan ketakberdayaan. Pencarian pertolongan. Upaya memperoleh solusi atas masalah yang melewati batas kemampuan. Bangkit dari keterpurukan. Lepas dari keterjepitan.

Doa bukankah untuk orang kaya raya, dan terus mengumbar keserakahan. Doa bukanlah untuk mereka yang berkuasa dan ingin terus mempertahankan kezaliman.

Doa bukanlah bagi mereka yang sehat, dan ingin terus berpesta pora dalam kesenangan memabukkan.

Doa bukanlah untuk mereka yang telah memperoleh kemenangan, melainkan untuk mereka yang kalah dan sedang teraniaya…

Orang yang kaya tak sepantasnya berdoa untuk menjadi lebih kaya. Para penguasa tak perlu lagi berdoa, agar kekuasaannya bertambah-tambah. Pantas nya, mereka lebih banyak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kepadanya…

Doa adalah milik orang-orang yang tidak beruntung. Orang-orang yang terlupakan. Yang tak punya tempat mengadu. Yang terpinggirkan. Yang membutuhkan pertolongan..”.

Doa adalah pertolongan Sang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya yang teraniaya. Doa adalah ketulusan hati yang tak perlu diketahui oleh orang lain, selain dirinya dan Tuhannya.

Karena doa adalah rintihan, ungkapan dan suara hati yang tulus dari orang-orang yang kalah, lemah, tak berdaya kepada Tuhan yang Sangat Menyayangi Hamba-hamba-Nya.

Adapun manfaat doa begitu besar dalam kehidupan manusia di antaranya adalah, dengan doa kedamaian dapat diraih, semangat hidup dapat ditingkatkan, dan nafsu emosi dapat dikendalikan, ada harapan yang terbentang.

Doa juga menjadi penyejuk pada saat menghadapi ujian, cobaan dan musibah. Doa adalah tempat kembalinya manusia setelah seharian penuh melakukan aktivitas atau usaha (ikhtiar).

Nashrum minallahi wa fathun qariib wabasyyiril mukminin.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Aswan Nasution

Penulis adalah aktivis Al Jam’iyatul Washliyah di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *