oleh

TNI-Polri Tak Memberi Celah Wisatawan ke Puncak Tanpa Surat Swab Antigen

POSKOTA. CO – Polres Bogor dibantu Kodim 0612 Kabupaten Bogor, benar-benar tidak memberi celah bagi wisatawan leluasa masuk ke puncak, Bogor. Ketatnya pemeriksaan ini, karena Polres Bogor tidak ingin ada lagi cluster baru Covid 19 pasca tahun baru.

Menjaga kawasan wisata puncak agar tidak menjadi titik baru penyebaran Covid 19, petugas gabungan dari dua institusi ini menjaga empat titik operasi yang dilakukan secara serentak.

Setiap wisatawan diminta berhenti, guna melakukan pengecekan surat Swab Antigen yang masih berlaku 3X24 jam.

Pantauan dilokasi, Kepolisian Resor Bogor bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor dan Kodim 0612, melakukan operasi Yustisi di empat titik dikawasan Puncak hingga malam jelang pergantian tahun baru 2021.

Titik pemeriksaan dan Operasi Yustisi yang dilakukan hingga malam ini (31/12/2020) dilakukan disimpang Gadog, simpang Taman Wisata Matahari (TWM), simpang Taman Safari Indonesia (TSI) dan Masjid Attawun Puncak pass.

“Hingga malam ini (31/12) kami terus melakukan Operasi Yustisi penegakkan protokol kesehatan, dengan melibatkan 210 personil Polres Bogor, 35 personil Kodim dan Koramil, 120 personil Sat Pol PP, 40 personil BPBD, 30 petugas Dinkes, 56 personil Dishub dan dibantu dengan 20 anggota Pramuka,”kata AKBP Roland Ronaldy, Kapolres Bogor.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kabupaten Bogor ini menegaskan, Polri, TNI bersama Satgas Covid 19 menekankan kepada seluruh warga masyarakat dalam menyambut malam pergantian tahun baru untuk tidak berkerumun dan taat protokol kesehatan. Serta tidak membakar petasan dan kembang api. Apabila kami menemukan pelanggaran tersebut, maka kami akan tindak,” tegas AKBP Roland. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *