oleh

Tempatkan Wakil di Final Semua Sektor, Indonesia Pastikan Rebut Juara Ganda Putra

POSKOTA.CO – Setelah peristiwa tragis dialami Skuat Merah Putih di ajang All England 2021 dan sempat membuat Ketua Umum baru PP PBSI Agung Firman Sampurna ‘kebakaran jenggot’, pebulutangkis Pelatnas Cipayung bermain trengginas memperlihatkan diri pada dunia dengan berhasil meloloskan wakil di seluruh sektor dan bahkan mencetak All Indonesian Final di ganda putra di turnamen Spain Masters 2021, Sabtu (22/5/2021), di Palacio de Deportes Carolina Marín, Kota Huelva, Spanyol.

Putri Kusuma Wardhani dkk seolah ingin memperlihatkan kepada dunia jika kejadian memilukan pelarangan pemain Indonesia bertanding di All England 2021, tidak lantas membuat Skuat Merah Putih jadi loyo. Justru pelarangan itu malah melipat gandakan semangat para pebulutangkis Indonesia untuk menampilkan terbaik di Spain Masters.

Mengirim pemain-pemain muda, skuat Merah Putih sukses menempatkan wakil di final semua sektor, ganda putra, tunggal putra, ganda putri, tunggal putri dan ganda campuran. Bahkan di ganda putra, skuat Merah Putih membuat All Indonesian Final dengan meloloskan pasangan unggulan kelima Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan berjumpa rekannya yang tidak diunggulan duet Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

Ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari selangkah lagi memenuhi target juara sesudah mengalahkan pasangan Skotlandia, Adam Hall/Julie Macpherson di babak semifinal dengan dua game langsung 21-16, 21-15.

“Hari ini kami bermain lebih baik dari kemarin, fokusnya cukup terjaga dan berani menyerang terus,” ujar Rinov setelah pertandingan.

“Lawan dua-duanya bermain rangkap, dan hari ini terlihat kondisi mereka sudah menurun. Jadi celah itu coba kami manfaatkan dengan terus bermain cepat,” ujar Rinov lagi.

Setelah menang di game pertama, Rinov/Pitha sempat tertinggal 4-11 di awal game kedua. Beruntung mereka cepat in kembali dan meraih 10 angka beruntun sebelum menutup laga dengan kemenangan.

“Tadi di awal gim kedua permainan kami mengikuti pola lawan, mainnya jadi lambat,” kata Rinov.

“Tapi setelah interval kami coba untuk memegang lagi. Main cepat lagi dan konsisten dengan pola kami. Alhamdulillah bisa mengejar.”Kami bersyukur dengan kemenangan ini tapi belum puas karena target kami menjadi juara,” tutur Rinov.

Kemenangan juga diraih Putri Kusuma Wardani di sektor tunggal putri. Putri menang mudah atas wakil Perancis, Léonice Huet, 21-8, 21-14.

“Hari ini lawannya memang tidak terlalu berat seperti babak-babak sebelumnya. Tapi saya agak tegang tadi sebelum tanding sampai awal-awal, mungkin karena ini semifinal,” sahut Putri.

“Sejauh ini saya puas dengan permainan saya. Apa yang saya dapat di latihan bisa saya keluarkan di sini,” lanjutnya.

Putri akan mendapat ujian sesungguhnya di laga final hari Minggu (23/5/2021). Dia menantang wakil Denmark, Line Christophersen.

“Persiapan saya seperti biasa saja. Mental, pikiran dijaga dan tetap bertekad menampilkan yang terbaik. Mau main bagus, menang atau kalah itu urusan nanti,” ungkap Putri.

Sebelumnya, dua ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan terlebih dulu berhasil menembus babak akhir. Duet Sabar/Reza melangkah ke final setelah menang rubber game atas pasangan gado-gado Adam Hall (Skotlandia)/Frederik Søgaard (Denmark) 21-19, 13-21 dan 21-14.

“Pertandingan tadi sangat sengit, pertahanan lawan rapat sekali jadi kami juga harus sabar menyerangnya, tidak bisa sekali mati,” kata Reza usai pertandingan.

“Di awal kami sedikit kaget dengan pola main mereka. Defense dan drive-nya bagus dan cepat. Kunci kemenangan kami adalah bermain tenang dan siap capek, juga variasi serangan yang membuat mereka kagok terus,” sambung Sabar.

Bagi Sabar/Reza kemenangan ini menjadi sebuah pembuktian bahwa mereka juga siap bersaing di sektor ganda putra.

“Arti kemenangan tadi ya mau membuktikan saja kami bisa bersaing dengan teman-teman yang lain dan semoga kami bisa lebih baik terus buat ke depannya,” sahut Reza.

Sedangkan pasangan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menyudahi perlawanan pasangan Christo Popov/Toma Junior Popov (Perancis) juga lewat rubber game 18-21, 21-19 dan 21-14.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dengan kemenangan hari ini karena kami merasa permainan kami tidak sebagus kemarin. Terutama dari segi power,” ungkap Pramudya.

“Tadi kami terlibat perang urat syaraf karena mereka berselebrasi sambil menertawakan kami. Ketika kami balas, mereka malah emosi sendiri ha ha ha,” lanjut Pramudya.

Melawan rekan senegara, baik Sabar/Reza maupun Pramudya/Yeremia mengaku akan bermain all out.

“Kami siapapun lawannya pokoknya berusaha buat fokus lagi, siap lagi. Kami akan main nothing to lose karena ketemu teman sendiri. Tetapi tetap akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik kami,” tutur Sabar.

“Besok main all out saja. Kami kan sudah sering latihan bareng dan mereka dari segi umur dan pengalaman juga lebih unggul jadi hadapi saja,” ucap Pramudya.

Babak final digelar Minggu (23/5.2021) mulai pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 15.00 WIB.

Berikut jadwal pertandingannya:

Ganda Putri: Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani vs Amalie Magelund/Freja Ravn (1/Denmark)

Tunggal Putra: Chico Aura Dwi Wardoyo vs Toma Junior Popov (2) (Perancis)

Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen (3) (Denmark)

Ganda Putra: Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (5/Indonesia) vs Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani

Ganda Campuran: Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (1) vs Niclas Nohr/Amalie Magelund (2) (Denmark). (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *