oleh

Tekuk Djokovic, Medvedev Juara Grup dan Lolos ke Semifinal ATP Finals

POSKOTA.CO – Petenis putra nomer satu dunia, Novak Djokovic (Serbia), dipaksa bertekuk lutut Daniil Medvedev (Rusia) lewat dua set langsung 3-6,6-3 di pertandingan kedua Grup Tokyo 1970 ajang Nitto ATP Finals 2020, Rabu (18/11/2020), di Q2 Arena London, Inggris.

Djokovic, juara lima kali ATP Finals yang juga unggulan utama, kembali untuk ketiga kali dalam empat pertemuan terakhir ATP Head2Head harus mengakui keunggulan Medvedev. Kekalahan ini menjadikan langkah Djokovic tersendat lolos ke semifinal. Sedang Medvedev dipastikan lolos ke semifinal dan menjadi juara Grup Tokyo 1970.

“Saya suka bermain Novak karena dia adalah salah satu juara terbesar dalam sejarah olahraga kami,” kata Medvedev dalam wawancara di lapangan seperti dilansir ATPtour.com. “Ketika saya berusia delapan tahun, saya sudah menontonnya di TV memenangkan Grand Slam. Dia masih muda. Selalu menjadi mimpi yang menjadi kenyataan untuk bermain melawannya. Tentu saja, [saya] sangat senang bisa mengalahkannya. Saya melakukan servis dengan baik dan bermain cukup aman di saat-saat terpenting. Itulah mengapa saya menang,” tambah Medvedev.

Musim lalu, Medvedev harus menderita tiga kalah di pertandingan grup pada debut turnamennya. Namin kini dia merebut posisi teratas di Grup Tokyo 1970, setelah membubuhkan dua kali kemenangan. Petenis berusia 24 tahun, yang ketinggalan 2-3 pada set pertama memenangkan tujuh pertandingan berturut-turut, mencoba menjadi pemain keempat yang mengangkat trofi Nitto ATP Finals musim ini setelah debut tanpa kemenangan seperti yang pernah dialami Djokovic, M Stich (Jerman) dan Stefan , Edberg (Swedia).

“Sejujurnya, saya yakin dia tidak bermain terbaik hari ini. Tapi tetap saja, itu terjadi pada semua orang, ”ucap Medvedev. “Saya selalu mengatakan Tiga Besar adalah juara karena itu terjadi lebih sedikit untuk mereka daripada pemain lain. Masih sulit untuk mengalahkan mereka, bahkan di hari-hari buruk mereka pun. Jadi saya sangat senang dengan kemenangan ini. Saya merasa baik [dan] percaya diri sekarang. Saya tahu saya harus mengambil kesempatan [dan] melakukan servis dengan baik, ” lanjut Medvedev.

Medvedev membukukan tempat di semifinal dengan tampilan pertahanan yang mengesankan. Ia tidak memberikan poin bebas kepada unggulan teratas dan menangkis semua pelanggarannya, membuat Djokovic frustrasi. Saat level juara Grand Slam 17 kali itu berkurang, Medvedev tetap kokoh, memaksa saingannya untuk menyerah.

Djokovic, petenis berusia 33 tahun itu, kalah menjadi 6-7 dalam pertandingan round-robin keduanya di kejuaraan akhir tahun. Djokovic akan mencoba memulihkan diri untuk pertandingan terakhir Grup Tokyo 1970 melawan juara 2018 Alexander Zverev (Jerman), dimana pemenangnya melaju ke semifinal mendamping Medvedev.

“Sulit untuk mematahkan servisnya. Dia melakukan servis dengan sangat baik, bergerak dengan hebat. Tidak memberi saya terlalu banyak kesalahan sendiri dan poin bebas,” aku Djokovic. “Hanya saja bukan pertandingan yang bagus dari sisi saya. Saya pikir saya bisa dan seharusnya melakukan lebih baik, tetapi kredit kepadanya karena bermain di level tinggi,” sambungnya.

Medvedev mencetak sembilan ace dan hanya menghadapi satu break point, melengkapi kemenangannya dengan forehand winner. Dia akan memainkan lawan Diego Schwartzman (AS) pada hari Jumat (20/11/2020. Schwartzman sendiri dipastikan tersingkir sesudah kalah dari Djokovic dan Zverev. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *