oleh

Ratusan Warga Rangkapan Jaya Baru Berharap Pembebasan Lahan Tol Desari Tidak Molor

POSKOTA. CO – Tiga ratus bidang tanah milik warga di lima RW, Kampung Rawa Denok, Kel. Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas yang terkena pembebasan lahan proyek Jalan Tol Depok – Antasari (Desari) berharap masalah pembayaran pembebasan lahan tidak molor lagi atau sesuai yang dijanjikan pemerintah.

“Kami berharap pembayaran ganti untung pembebasan lahan milik ratusan warga untuk proyek Jalan Tol Desari yang melintas di wilayah Kel. Rangkapan Jaya Baru sesuai waktu yang dijanjikan dan tidak molor lagi, ” kata Nurjaya, warga RW 01, Kel. Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kamis (14/1).

Semua pemberkasan, data dan pengumuman harga yang telah ditetapkan sebagain besar warga sudah menerima beberapa waktu lalu. Bahkan, belakangan juga telah menyiapkan surat administrasi yang diperlukan untuk kelengkapan surat tanah yang akan dibayar pihak pemerintah melalui kantor kelurahan setempat.

Menurut dia, walaupun masih ada sejumlah warga yang mengajukan sanggahan karena luas lahan atau tanah yang terkena tidak sesuai harapan tentunya sebagian lagi sudah lengkap. “Kami berharap yang kelengkapan berkas sudah diserahkan tentunya dapat dilaksanakan pembayaran sehingga tidak molor lagi seperti yang dijanjikan sebelumnya yaitu akan dibayarkan akhir tahun 2020 lalu, ” tuturnya.

Hal senada dikatakan, Udin, warga RW 08 Kampung Rawa Denok, proyek pembebasan Jalan Tol Desari sudah dinantikan dan ditunggu sejak 16 tahun lalu dan diharapkan dapat terlaksana di awal tahun 2021 ini. “Masyarakat sudah lama menunggu karena tidak dapat memanfaatkan lahan secara maksimal maupun untuk dijual karena terkena proyek Jalan tol tersebut, ” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Rangkapan Jaya Baru, Jayadih, mengakui bahwa kegiatan penyuluhan dan penetapan harga sudah dilakukan sejak pertengahan Desember 2020 lalu kepada ratusan warga di lima RW untuk menyiapkan pemberkasan surat yang dibutuhkan sebelum pembayaran.

“Ada sekitar 300 bidang tanah yang terkena proyek Jalan Tol Desari di wilayahnya dan kini tengah menunggu kelengkapan berkas lahan yang diminta pihak BPN/Agraria Depok untuk secepatnya diberikan surat pemanggilan pembayaran, ” ujarnya.
Terkait harga ganti rugi lahan yang terkena proyek Jalan tol tersebut, imbuh dia, memang bervariasi mulai dari Rp 1,6 juta/meter hingga Rp 5,3 juta/meter dilihat dari kondisi lahan milik warga apakah di lahan pinggir jalan utama, lahan prduktif atau lahan rawa maupun sawah. (anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *