oleh

Puluhan Juta Rupiah Potensi Pajak MBLB Kabupaten Kuningan Diduga Bocor

POSKOTA.CO – Potensi pendapatan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Kabupaten Kuningan Jawa Barat dalam hitungan setahun diduga bocor puluhan juta rupiah. Hal itu ditengarai dengan semakin melonjaknya aktivitas penambangan pasir pada aliran Sungai Cisanggarung yang beroperasi ‘tanpa pajak’ kepada negara.

Hasil penelusuran Poskota.co beberapa waktu lalu di salah satu titik penambangan pasir pada bantaran Sungai Cisanggarung wilayah Desa Legok Kecamatan Cidahu, mendapati kurang lebih belasan armada dumtruck sedang mengisi dan mengangkut pasir Sungai Cisanggarung.

Hal itu dibenarkan salah seorang warga di sekitar lokasi yang belum lama ini berhasil ditemui dan dimintai keterangan.

Menurut pria yang meminta identitasnya tidak disebut ini mengutarakan, hampir setiap hari terdapat belasan dumtruck yang terparkir ditepian sungai bergilir mengantri untuk mengisi pasir.

Dia menyebut, dalam satu hari ditaksir pembelian atau penjualan pasir sungai dimaksud bisa mencapai lebih dari 30 ritasi angkut.

“Jika dihitung dalam sebulan atau kemudian dikalikan dalam setahun bisa jadi estimasi kebocoran pajak kepada negara dapat mencapai puluhan juta rupiah,”ujarnya.

Dikatakannya, para pembelinya juga saat ini sudah banyak dari luar daerah termasuk hingga wilayah Kabupaten Brebes Jawa Tengah. “Tapi heran kegiatan usaha yang kini menjadi bisnis menghasilkan tersebut hingga saat sekarang masih dibiarkan berjalan oleh pihak pemerintah daerah, padahal aktivitasnya itu dapat menggerogoti peluang pendapatan pajak terhadap negara,”ucapnya setengah bertanya.

Dia sempat bercerita, pada mulanya pengerukan pasir dari dasar sungai hanya bersifat pemenuhan kebutuhan warga setempat saat hendak membangun rumah.
“Namun sekarang sudah berubah menjadi lahan usaha berorientasi bisnis yang menguntungkan,”paparnya.

Terpisah, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan sampai saat ini belum memberi tanggapan. Saat hendak dikonfirmasi mengenai hal tersebut pada Kamis (30/12/2021) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan, Dr. H Dian Rahmat Yanuar, M.Si belum bisa ditemui sehubungan sedang melaksanakan kegiatan dinas di luar.(cep/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *