oleh

Pelantikan Ratusan Pejabat Administrator dan Pengawas Tadi Sore Ada Yang Jatuh Karena Lemas

POSKOTA.CO – Jelang hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali bongkar pasang pejabat.

Tidak tanggung-tanggung pejabat yang menempati pos baru ini ada sebanyak 796 pejabat terdiri dari eselon III dan IV.

Ratusan pejabat yang dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Joko Agus Setyono diantaranya merupakan pejabat administrator dan pengawas berlangsung di halaman Balai Kota DKI Jakarta pada, Rabu (12/4/2023).

Salah satu pejabat yang akan dilantik dalam barisan pejabat di halaman Balai Kota ini sekitar pukul 16.00 wib sore sempat ada yang terjatuh karena berdiri kelamaan jadinya lemas. “Tadi ada yang jatuh saat baris mungkin karena puasa berdiri jadi nggak kuat,” ujar salah satu pejabat yang dilantik.

Sementara itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, Joko Agus Setyono menginginkan para pejabat yang baru saja dilantik bisa memperkuat disiplin dan etos kerja dan semakin meningkatkan performa kerja dalam melaksanakan percepatan tugas yang dipercayakan.
Saya ucapkan selamat bertugas untuk mendapatkan amanah baru kepada 796 pejabat administrator dan pejabat pengawas yang baru dilantik.

Menurutnya, rotasi atau perpindahan tugas dalam jabatan struktural merupakan dinamika serta kebutuhan untuk mendukung kinerja organisasi yang baik. Sesuai dengan ditetapkan Peraturan Gubernur Nomor: 57 tahun 2002 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah maka pejabat administrator dan pengawas harus memastikan kaitan visi misi program kerja yang terkait dengan perangkat daerah masing-masing sehingga memunculkan program-program kegiatan yang terencana dan terarah sesuai dengan tupoksi dan tanggung jawab, serta bisa membangun program-program yang diharapkan. “Pelantikan ini juga dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku untuk mewujudkan good governance yang berbasis transparansi, akuntabilitas dan integritas, berorientasi pada pelayanan,” ungkapnya.

Joko Agus Setyono juga meminta agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan optimal mengingat banyaknya tugas yang harus dikerjakan di tengah masa transisi pemindahan Ibu Kota Negara. Oleh karenanya, kata dia sinergisitas antar tim sangat perlu ditingkatkan sehingga mampu untuk memberikan kontribusi positif dalam kemajuan pembangunan kota Jakarta. “Selepas kota Jakarta tidak lagi menyandang status Ibu Kota Negara, Jakarta harus tetap menjadi representasi dan cerminan miniatur keberagaman Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta memberikan dampak positif bagi daerah lain di Indonesia,” paparnya menambahkan, para pejabat yang memperoleh kepercayaan agar selalu siap siaga, berdaya saing, transparan, akuntabel, profesional terutama bagi yang melayani masyarakat langsung.

Sebab kata Joko Pemprov DKI Jakarta saat ini membutuhkan sosok-sosok pemimpin yang andal, penuh dedikasi dan memiliki integritas tinggi dalam mendorong komitmen. “Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri serta beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Selanjutnya menyusun rencana inovasi dan percepatan pembangunan bidang tugas yang baru,” tandasnya sambil menekankan bahwa implementasian nilai-nilai budaya kerja ber-Akhlak yaitu, berorientasi pada pelayanan Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal dan Adaptif, serta Kolaboratif sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sesuai harapan untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif, harmonis dan berorientasi pada pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Tokoh masyarakat, Budi mengaku, bahwa pelantikan bongkar pasang pejabat atas perintah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sedang menyusun gerbong. “Gubernur sekarang sedang demen-demennya bongkar pasang pejabat. Tapi masih banyak jabatan lurah yang kosong di Jakarta Pusat karena pensiun yang bertahun-tahun di PLT (Pelaksana Tugas) kan,” tandasnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *