KUNINGAN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kuningan Uu Kusmana mengutuk tindak kekerasan terhadap siswa sekolah yang dilakukan siapapun atau oleh pihak manapun. Hal tersebut ditegaskan di kantornya Dinas Pendidikan Kuningan, Jawa Barat atas terjadinya kasus dugaan kekerasan seksual terhadap beberapa siswa SMP.
Dinyatakan Kadisdik, jajarannya tidak mentolerir tindakan tidak terpuji. “Kami secara tegas mengutuk perbuatan pelaku yang diduga telah menelan korban sejumlah siswa pada sekolah dimaksud,” tegas Uu Kusmana, Rabu (31/7). Pihaknya juga menyampaikan rasa keprihatinan sangat mendalam, dengan peristiwa yang menimpa para korban.
Kadisdik menyebutkan, perbuatan pelaku yang diduga telah melakukan kekerasan seksual itu, tentu telah menghancurkan hidup dan harapan siswa yang menjadi korban. “Kami sangat terpukul, sebab para korban selaku generasi penerus bangsa ini, harus dicederai dengan perbuatan bejat pelaku,” lanjutnya.
Sehubungan itu, Uu menyampaikan, pihaknya menyepakati, agar pelaku yang diduga telah berbuat tindak kekerasan seksual tersebut, dapat diproses menurut ketentuan hukum yang berlaku. “Proses hukum perlu ditempuh, agar pelaku mendapatkan hukuman yang jelas agar pihak korban korban mendapatkan rasa keadilan,” ujarnya.
Bagi Kabupaten Kuningan sendiri, lanjut Kadisdik, peristiwa seperti itu (kekerasan seksual pada siswa) telah merusak dan menciderai program emas Kuningan menuju Kabupaten Pendidikan. “Di saat kami tengah memacu peningkatan kualitas pendidikan, justru ada siswa dan sekolah yang dilukai oleh kebejatan moral pelaku. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, langkah yang akan dilakukan,” ucapnya.
Pria yang sedang mengikuti ajang PNS berprestasi Provinsi Jawa Barat ini, mengingatkan, jika tanggung jawab pendidikan itu bersifat holistik atau menyeluruh, dalam arti berada pada pundak hampir setiap komponen bangsa di negeri ini. Pemerintah, masyarakat dan kalangan lain, merupakan pihak yang memiliki tanggung jawab bersama terhadap ketinggian martabat pendidikan,” paparnya.
Atas kejadian tersebut, pesan Uu, orang tua atau masyarakat dan pemerintah lingkungan setempat, harus semakin turut berperan aktif dalam mengawasi dan menjaga anak-anak. “Kita saling bekerja sama, dalam mengantisipasi segala bentuk perbuatan dan tindakan dari siapapun yang dapat mengancam keselamatan anak-anak,” pungkasnya. (Cep/jo)
Foto : Uu Kusmana, S.Sos.,M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan Jawa Barat.







Komentar