oleh

Lurah Pegangsaan Duet Dengan Dekot Teriak Pake Toa Minta Warga Taat Prokes

POSKOTA.CO – Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di pemukiman padat penduduk RW 07, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Hari ini, pasukan Blambir atau yang dikenal dengan sebutan petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kecamatan Menteng menggelar penyemprotan disinfektan, Sabtu (26/6/2021).

Tidak tanggung-tanggung, penyemprotan ini menyisir 11 titik lokasi antara jalan raya, jalan lingkungan hingga dua tempat ibadah, masjid dan musala dalam upaya untuk memusnahkan virus Corona Disaense (Covid-19).

Kepala Sektor (Kasektor) Gulkarmat Kecamatan Menteng, H. Sani saat dihubungi menerangkan, kegiatan penyemprotan disinfektan di lingkungan RW 07, Pegangsaan, Menteng, sasaran obyek penyemprotan antara lain, jalan raya, jalan lingkungan, dan tempat ibadah, Masjid dan Musala di RW 07, Pegangsaan, yang di mulai pada pukul 08.00 wib pagi yang terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok 1 dipimpin Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Menteng, Dadang Suherman menyisir di lingkungan RT 01, 02 dan 03 RW 07 Pegangsaan. Sedangkan kelompok ke 2 petugas Gulkarmat menyemprot pemukiman jalan di RT 04, 06.09, 011 RW 07. Kemudian kelompok ke 3 yakni 1 unit motor CBR dan 1 uniit Watermis, dikerahkan untuk penyemprotan di RT 007/07, Pegangsaan menerjunkan 6 petugas Gulkarmat dan juga 2 motor power spray dikerahkan.

“11 titik lokasi antara jalan raya, jalan lingkungan hingga dua tempat ibadah, Masjid dan Musala yang disemprot dengan disinfektan memakai cairan kaporit 68,1 gram di masing-masing lokasi dalam upaya untuk memusnahkan virus Corona Disaense (Covid-19),” jelas H. Sani.

Sangat keren dan edukatif, bukan hanya sekedar retorika kegiatan ini bisa terlaksana berkat kolaborasi yang dikomandoi Sekretaris Camat (Sekcam) Menteng, Agus Sulaeman dan Lurah Pegangsaan, Parsyo didampingi Bimaspol, Babinsa, Dekot, PMI, Fkdm, Dasa Wisma, RW/RT, DKM dan Karang Taruna.

Untuk menghimbau warga, duet maut antara Lurah Pegangsaan, Parsyo dan Dekot Menteng Dadang Suherman berjalan kaki masuk dan keluar gang sempit sambil teriak-teriak dengan alat pengeras suara toa. “Hindari kerumunan dan kurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan yang betul-betul mendesak dimohon tetaplah berada di rumah. Bila terpaksa ke luar rumah protokol kesehatan (Prokes) tetap dilaksanakan,” ujar Parsyo.

Sedangkan, Dekot Kecamatan Menteng Dadang Suherman dengan jukukan Dewan Kota Jalan Kaki (Dejaki) ini juga teriak-teriak dengan alat pengeras suara toa. “Sayangilah keluarga dan anak-anak kita jangan berumunan. Sebagai orangtua harus perhatikan anaknya jangan cuma bikin doang ayo pulang ke rumah maaing-masing untuk terhindar dari penularan Covid-19,” ucap Dejaki Dadang Suherman.

Sementara itu, Sekcam Menteng Agus Sulaeman menambahkan, selain kegiatan penyemprotan disinfektan. “Petugas gabungan juga mensosialisasikan tentang pemahaman betapa pentingnya Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dalam mencegah penularan Covid-19 serta sosialisasi penanggulangan bahaya kebakaran. Rangkaian kegiatan ini semata-mata untuk mengedukasi warga untuk ingat prokes,” ungkap Agus Sulaeman di sela-sela membagikan masker kepada warga RW 07 Pegangsaan, Menteng.

Usai penyemprotan selesai, pukul 12.00 wib siang, petugas gabungan disajikan hidangan makan siang berupa lontong sayur yang dilengkapi dengan semur tahu, jengkol, sambal godok dan krupuuk, di sekretariabkantor RW 07. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.