oleh

Liburan ke Puncak Bogor, 27 Wisatawan Reaktif Covid-19 Dipulangkan

POSKOTA.CO – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor tidak mau mengambil risiko. Langkah tegas diambil bagi yang reaktif saat menjalani swab test di kawasan wisata Puncak, Bogor, Kamis (29/10/2020).

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Mike Kartalina Suwardi kepada wartawan mengatakan, hasil swab test hari ini di kawasan wisata puncak, terdapat 27 orang reaktif.

Para wisatawan yang reaktif Covid-19 diketahui berasal dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Tangerang, Provinsi Banten dan juga Bogor.
Wisatawan ini menuju Puncak dengan menggunakan motor, mobil dan sepeda.

“Jumlah wisatawan di kawasan Puncak yang dipulangkan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor ke daerah masing-masing jelang siang ada 17 orang. Namun jelang sore hingga tes berakhir menjadi 27 orang,” ujarnya.

Ia menuturkan, rapid test ini berlangsung di Jalan Raya Puncak, Gadog, Kecamatan Ciawi, Rest Area Telaga Warna, Kecamatan Cisarua, dan Jalan Raya Alternatif Kecamatan Megamendung.

“Ada 440 sampel. Dari jumlah ini ada 27 orang wisatawan yang dinyatakan reaktif Covid-19. Mereka langsung diswab test. Kami langsung berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 di daerah asal wisatawan yang reaktif,” kata Mike Kartalina Suwardi kepada wartawan.

Untuk mengantispasi penyebaran virus Corona di kawasan wisata Puncak, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid dan swab test massal, Kamis (29/10/2020). Dalam rapid test tersebut, satgas mendapati 27 wisatawan reaktif virus Corona.

Mike menerangkan, di pelaksanaan rapid dan swab test di Rest Area Telaga Warna, Kecamatan Cisarua dan Jalan Alternatif Kecamatan Megamendung, ditemukan 16 orang wisatawan yang dinyatakan reaktif.

“Masing-masing lokasi ada delapan orang reaktif. Sedangkan di Jalan raya Puncak, Gadog, Kecamatan Ciawi, ada 11 orang reaktif. Lalu di lokasi Rest Area Telaga Warna Kecamatan Cisarua, ada delapan orang, dan delapan orang wisatawan di Jalan Alternatif Kecamatan Megamendung,” ujarnya.

Mantan Direktur Utama RSUD Cileungsi ini menambahkan, wisatawan yang reaktif tersebut langsung diminta pulang ke daerah asalnya masing-masing.

Mike menambahkan, untuk kegiatan Sabtu (31/10/2020) nanti, pelaksanaan rapid dan swab test dilakukan di tiga titik. Sementara untuk hari Minggu (1/11/2020) pelaksanaan rapid test hanya dilakukan di Jalan Raya Puncak,Gadog, Kecamatan Ciawi.

“Pelaksanaan rapid dan swab test pada hari Minggu (1/11/2020) karena kami lebih mengantisipasi arus balik ke arah Jakarta, Depok, Bekasi dan Tanggerang,” ujar Mike. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *