oleh

Kapolsek Tanjung Duren Larang Warga Tomang Melakukan Tiga Hal Ini

POSKOTA.CO – Menjaga keamana dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar selama bulan puasa Ramadan tetap kondusif, jajaran Polsek Tanjung Duren gencar mengimbau kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Salat Subuh berjemaah maupun Salat Tarawih di masjid-masjid di wilayah hukumnya.

Hal ini ditegaskan Kapolsek Tanjung Duren Polres Jakarta Barat Kompol Wibisono, saat menyambangi Masjid Ar-Ridho di Jalan Rawa Kepa Utama, Tomang, Jakarta Barat, guna melaksanakan Salat Subuh berjemaah pada Minggu (2/4/2023).

“Kami ingin menjaga puasa Ramadan ini berjalan lancar. Tidak ternodai oleh perbuatan yang menodai kesucian Ramadan misalnya tawuran antarkelompok remaja. Kami berharap warga bisa tenang melaksanakan puasanya,” ujarnya, di hadapan puluhan jemaah didampngi Ketua Masjid Ar-Ridho Ustaz H Nanang Kurniawan.

Dalam kesempatan itu, Wibisono menekankan tiga larangan yang harus dipatuhi masyarakat yakni pertama, warga dilarang melakukan sahur om the road. “Memang maksudnya baik dengan menggelar sahur membagikan makanan kepada warga yang dijumpai di jalanan. Namun bila ketemu dengan kelompok lain yang memiliki niat jahat, maka bisa jadi gesekan dan timbul tawuran. Hal ini sering terjadi di bulan puasa lalu. Makanya saya larang,” jelasnya.

Yang kedua, kata dia, anak-anak remaja dilarang berkumpul pada dini hari. “Lebih baik berkumpul di dalam masjid melaksanakan tadarus maupun iktikaf. Kami tidak ingin peristiwa di wilayah Jatipulo, Palmerah, di mana terjadi tawuran perang sarung antarremaja yang mengakibatkan seorang tewas terjadi di wilayah hukum Polsek Tanjung Duren,” terang Kompol Wibisono.

Sedang larangan ketiga adalah membunyikan petasan. “Ini juga bisa menjadi pemicu tawuran,” ujar Kapolsek Tanjung Duren.

Ketua Masjid Ar-Ridho Ustaz H Nanang Kurniawan sangat berterima kasih atas kunjungan jajaran Polsek Tanjung Duren ke wilayahnya. “Alhamdulillah atas imbauan ini. Kami semampu mungkin bisa mencegahnya, agar warga kami tidak tersulut untuk melakukan tawuran dan juga membakar petasan,” katanya. (*/bu)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *