oleh

Juventus Akan Unggul Tipis Jamu Barcelona di Turin

POSKOTA.CO – Tanpa diperkuat mega bintang pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah, Christiano Ronaldo, si ‘Nyonya Tua’ Juventus akan menjamu rival beratnya Barcelona yang siap menurunkan play maker Leonil Messi di lanjutan pertandingan Grup G Liga Champions 2020/2021, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB, di Turin, Italia.

Laga penyisihan terasa aroma seperti final, sebab dua klub raksasa Eropa ini hampir selalu sukses memetik hasil puncak di setiap musim kompetisi Liga Champions. Tapi musim ini mereka aharus bertemu lebih awal di babak penyisihan grup.

Namun sayangnya, pada duel kali ini akibat terpapar coronavirus reuni yang sangat dinanti antara Cristiano Ronaldo lawan Lionel Messi tak dapat ditonton. Ronaldo masih harus menjalani karantina sesudah terpapar Covid-19.

Walau reuni Ronaldo kontra Messi tak dapat tersaji di laga kali ini, tetapi pertandingan dua klub raksasa yang bertabur bintang dengan sosok legendaris sebagai manajer baru mereka, keduanya ingin membuat tanda pembeda masing-masing. Juventus ditukangi Andrea Pirlo dan Barcelona diarsiteki Ronald Koeman.

Pertarungan yang mengasyikkan ini akan menjadi pertandingan Liga Champions ke-200 Juventus, dan kemenangan akan membuat mereka menjadi tim Italia pertama yang mencatatkan 100 kemenangan dalam kompetisi – keduanya merupakan landmark yang akan mereka senangi melawan tim berkualitas Barcelona.

Pirlo tidak perlu diingatkan tentang pertarungan terakhirnya dengan Blaugrana, yang juga merupakan penampilan terakhirnya dalam balutan seragam Juventus saat Barcelona mengalahkan raksasa Italia itu di final Liga Champions 2015.

Juara Serie A yang mengincar gelar ke-10 berturut-turut di dalam negeri, saat ini hanya duduk di posisi kelima setelah lima pertandingan kampanye, setelah kehilangan poin di tiga di antaranya. Hanya gol pada menit ke-77 dari Dejan Kulusevski yang mencegah Pirlo menderita kekalahan pertamanya sebagai manajer Juventus pada akhir pekan, dan seri tiga kali dari empat pertandingan Serie A terakhir, termasuk berbagi dengan Crotone dan Hellas Verona.

Bianconeri juga tidak sepenuhnya meyakinkan pada matchday pertama, meskipun dua gol di babak kedua Alvaro Morata membuat kampanye Grup G mereka dimulai dengan kemenangan di tandang ke Dynamo Kiev.

Tentu saja, absennya Ronaldo yang terinfeksi virus corona tidak membantu perjuangan mereka dan pemenang Ballon d’Or lima kali itu akan menjalani tes 24 jam sebelum kickoff untuk menentukan ketersediaannya untuk pertandingan ini.

Juve akan berharap untuk memastikan tempat mereka di babak sistem gugur sekali lagi, tetapi sundulan ganda mereka melawan Barca kemungkinan akan menentukan tempat pertama dan kedua, dan kemudian rute yang lebih mudah melalui babak sistem gugur.

Raksasa Italia telah memenangkan empat pertandingan kandang Liga Champions terakhir mereka dan hanya kalah empat dari 42 pertandingan Eropa mereka di Stadion Allianz, meskipun tiga di antaranya terjadi dalam 10 pertandingan terakhir mereka.

Tuan rumah mungkin merasa bahwa ini adalah waktu terbaik untuk menghadapi tim Barcelona yang masih belum pulih dari kampanye 2019-20 yang penuh gejolak di dalam dan di luar lapangan.

Sementara bos baru Ronald Koeman awalnya tampak telah memantapkan posisi dengan mengalahkan Villarreal dan Celta Vigo dengan skor agregat 7-0 dalam dua pertandingan pertamanya sebagai pelatih. Namun krisis mulai menghigapi Barcelona dilatari gaji dan pembagian ruang ganti,. Akibatnya Barca hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan La Liga, termasuk kekalahan beruntun di tangan Getafe dan, pada hari Sabtu, atas rival Clasico Real Madrid di Camp. Nou.

Kekalahan di kandang dari rival terbesar selalu merupakan pukulan yang signifikan, dan kekalahan yang membuat Barcelona sekali lagi dalam keadaan ‘kritis’. Raksasa Catalan itu kini harus duduk di urutan ke-12 di La Liga setelah lima pertandingan di La Liga.

Tapi raksasa Spanyol itu memiliki rekor tangguh di babak grup, tidak terkalahkan dalam tiga musim terakhir dan hanya kalah satu kali dari 17 pertandingan terakhir mereka di tandang. Namun, di pertandingan Eropa secara keseluruhan Barca hanya memenangkan enam dari 17 pertandingan tandang terakhir.

Duel Juventus kontra Barcelona kali ini menjadi pertemuan kompetitif ke-14 antara kedua belah pihak, dimana 11 di antaranya terjadi di kompetisi UEFA, dengan Barcelona memimpin untuk rekor head-to-head.

Juventus bahkan gagal mencetak gol dalam tiga pertemuan terakhir, tetapi mereka tidak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang sebelumnya melawan Barca.

Juventus dan Barcelona juga terdapat di grup di musim 2017-18, ketika Barcelona menang 3-0 di Camp Nou dan bermain imbang 0-0 di Turin.

Barcelona masih memiliki beberapa pemain yang memenangkan final 2015 melawan Juventus, tetapi sebagai sebuah tim, mereka terlihat sangat jauh dari kemampuan untuk meningkatkan sepakbola Eropa untuk saat ini.

Juventus memang belum dalam performa yang bagus, namun mereka terus mejunjukkan grafik naik di bawah pelatih Pirlo. Juventus pun diprediksi akan berhasil menang tipis dari Barcelona di pertemuan kali ini, terutama jika Ronaldo juga dinyatakan fit dan bisa bermain.

Lineup Juventus:

Szczesny; Demiral, Bonucci, Danilo; Chiesa, Bentancur, Rabiot, Cuadrado; Ramsey; Dybala, Morata

Lineup Barcelona:

Neto; Dest, Araujo, Lenglet, Alba; Pjanic, De Jong; Dembele, Messi, Fati; Griezmann (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *